Kamis , 23 April 2026
BeritaInternasional

Gerombolan Pemukim Yahudi Nodai Al-Aqsa, Israel Tangkap 80 Warga Palestina di Tepi Barat

Al-Quds – Senin (20/4/2026), puluhan pemukim Yahudi dilaporkan menyerbu masuk ke kompleks Masjid Al-Aqsa. Di saat yang sama, militer Israel melancarkan operasi besar-besaran di Tepi Barat yang berujung pada penangkapan sedikitnya 80 warga Palestina.

Ketegangan di Al-Quds bermula sejak pagi hari. Berdasarkan data dari Kegubernuran Al-Quds, sebanyak 159 pemukim masuk melalui Gerbang Al-Mughrabi di sisi barat masjid. Aksi ini mendapat pengawalan ketat dari aparat keamanan Israel, memicu kemarahan warga setempat yang melihatnya sebagai provokasi di situs suci tersebut.

Tak jauh dari kompleks Al-Aqsa, alat berat milik Pemkot Al-Quds merangsek masuk ke lingkungan Al-Bustam di Silwan. Di sana, buldozer mulai meratakan sisa-sisa reruntuhan rumah warga yang sebelumnya telah dihancurkan dalam beberapa pekan terakhir.

Operasi ‘Pembersihan’ dan Investigasi Lapangan

Di luar Al-Quds, gelombang penangkapan terjadi secara sistematis. Lembaga swadaya Masyarakat Tawanan Palestina (Palestinian Prisoner’s Society) melaporkan adanya kampanye penangkapan massal dan investigasi lapangan sejak Ahad malam hingga Senin pagi.

Sebanyak 80 orang ditahan, termasuk anak-anak dan mantan narapidana politik. Fokus operasi kali ini berpusat di Kota Beit Ummar, sebelah utara Hebron, di mana lebih dari 60 warga diringkus dalam satu waktu.

“Sejak awal tahun, intensitas penangkapan terus meningkat. Kami mencatat ada hampir 2.000 kasus penangkapan di Tepi Barat. Ini bukan sekadar penegakan hukum, tapi lebih kepada kebijakan hukuman kolektif,” tulis pernyataan resmi lembaga tersebut.

Metode yang digunakan pun semakin keras. Militer kini rutin menerapkan “investigasi lapangan”, sebuah taktik di mana keluarga dipaksa keluar dari rumah, diikuti aksi intimidasi serta perusakan properti, sebelum akhirnya target dibawa pergi.

Sekolah Lumpuh dan Lahan Pertanian Diratakan

Kekacauan juga merembet ke wilayah utara. Di Kota Anabta, timur Tulkarem, militer Israel melakukan penggerebekan dari rumah ke rumah. Banyak mantan tawanan kembali ditangkap setelah rumah mereka digeledah dan dihancurkan isinya. Akibat operasi militer yang masih berlangsung ini, aktivitas belajar mengajar di sekolah-sekolah setempat terpaksa dihentikan total.

Sentimen perusakan juga menyasar sumber ekonomi warga. Di Desa Al-Lubban ash-Sharqiya, selatan Nablus, buldozer Israel mencabut puluhan pohon zaitun dan almond yang siap panen.

Hanya dalam waktu dua hari, lebih dari 250 pohon di lahan seluas 10 dunam (sekitar 1 hektare) telah habis diratakan tanah.

Dalih Izin Bangunan

Kekerasan struktural ini ditutup dengan penghancuran sebuah rumah berlantai dua di Kota Tarqumiyah, barat laut Hebron. Militer Israel merubuhkan tempat tinggal milik warga bernama Amir Bassam al-Jaafara dengan dalih klasik: “membangun tanpa izin.”

Penghancuran ini menyisakan nestapa bagi 10 anggota keluarga al-Jaafara yang kini kehilangan tempat berteduh. Bagi warga Palestina, alasan “izin bangunan” dianggap sebagai cara halus Israel untuk mengusir mereka dari tanah sendiri, mengingat izin tersebut hampir mustahil didapatkan di bawah kendali otoritas pendudukan.

Sumber: Palinfo

Leave a comment

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Artikel Palestina

Kolom

Taufan Al-Aqsa: Titik Balik Global dan Peluang Pembebasan Palestina

Ma’moun Fandy, professor ilmu politik di Georgetown University dan direktur London Global Strategy Institute, menulis di X pada 2/10/2025, “Gaza memang belum membebaskan Palestina dari...

Kolom

Dunia Gagal dalam Ujian Kelaparan di Gaza

Di Turki, ada ungkapan lama yang berbunyi: “Semoga Tuhan tidak menguji siapa pun dengan kelaparan.” Ungkapan ini lahir dari kesadaran akan betapa kejamnya...

ArtikelKolom

Muhammad al-Daif (Bag 1): Simbol Perlawanan Palestina yang Tak Tergoyahkan

Muhammad al-Daif adalah salah satu tokoh paling berpengaruh dalam sejarah perlawanan Palestina. Namanya bukan hanya dikenal di Gaza, tetapi juga di seluruh dunia...

ArtikelKolom

Narasi Kegagalan yang Diakui Sendiri oleh Elit Penjajah Israel

Dalam sejarah panjang konflik Palestina-Israel, pertempuran di Gaza selalu menjadi salah satu ujian terberat bagi Israel. Gaza, dengan segala keterbatasannya akibat blokade dan...

ArtikelKolom

Tufanul Aqsha: Gelombang Perlawanan untuk Kemerdekaan Tanah Palestina

Langit yang Berbisik tentang Perlawanan Gaza, sebuah wilayah kecil yang terjepit di antara Laut Mediterania dan perbatasan Israel, adalah tempat di mana harapan...

Program Penyaluran Bantuan

BeritaDonasiDonasi ProgramNasional

Laznas WIZ dan KITA Palestina Salurkan Zakat Mal bagi 60 Guru Al-Quran di Jalur Gaza

GAZA – Di tengah krisis kemanusiaan yang semakin menghimpit, puluhan guru Al-Quran...

BeritaDonasiDonasi ProgramNasional

Gandeng Mitra Lokal, Laznas WIZ – KITA Palestina Distribusikan Bantuan Tunai Zakat ke Warga Gaza Utara

GAZA – Lembaga Amil Zakat Nasional (Laznas) Wahdah Inspirasi Zakat (WIZ) bersama...

BeritaDonasiDonasi ProgramNasional

Lewat WIZ dan KITA Palestina, Ratusan Warga Gaza Selatan Nikmati Iftar dari Donatur Indonesia

GAZA SELATAN — Senyum syukur merekah di wajah ratusan warga Gaza Selatan...

Related Articles

Penjajah Israel Bakar Rumah, Kendaraan dan Tebang Pohon Zaitun Milik Warga Palestina di Nablus

TEPI BARAT – Pasukan pendudukan Israel membakar sebuah rumah Palestina dan dua...

Gaza di Ambang Krisis Air Bersih, Warga Bertahan Hidup dengan Kurang dari 10 Liter per Hari

GAZA – Di tengah kehancuran akibat genosida Israel, krisis air di Jalur...

Ketika Keluarga Hilang Lebih Menyakitkan dari Kematian di Gaza

GAZA – Di Gaza, kematian terkadang terasa lebih pasti daripada “hilang”. Bagi...

Laznas WIZ dan KITA Palestina Salurkan Zakat Mal bagi 60 Guru Al-Quran di Jalur Gaza

GAZA – Di tengah krisis kemanusiaan yang semakin menghimpit, puluhan guru Al-Quran...