BeritaDonasiDonasi ProgramInternasionalNasional

Secercah Harapan di Tengah Puing Al-Mawasi, Ratusan Warga Gaza Terima Bantuan Pangan dari Masyarakat Indonesia

GAZA – Di tengah blokade dan derita yang tak kunjung usai, senyum kecil terpancar dari wajah warga Palestina di wilayah Al-Mawasi, Khan Younis, Gaza Selatan. Tepat pada Selasa, 21 April 2026 atau bertepatan dengan 2 Dzul Qai’dah 1447 Hijriah, sebuah aksi kemanusiaan hadir membawa harapan bagi mereka yang bertahan hidup di tengah keterbatasan.

Program bantuan yang menyasar kebutuhan pokok ini berhasil menjangkau sedikitnya 600 penerima manfaat. Wilayah Al-Mawasi, yang kini dipadati pengungsi, memang tengah menghadapi krisis hebat mulai dari kelangkaan air bersih, minimnya tempat tinggal, hingga krisis pangan yang mengancam nyawa.

Bantuan ini terselenggara berkat kolaborasi antara donatur Laznas Wahdah Inspirasi Zakat (WIZ) dan KITA Palestina, yang bermitra dengan Syekh Habibullah di lapangan.

Kondisi ekonomi dan sosial yang luluh lantak akibat perang membuat dukungan dari masyarakat internasional, khususnya Indonesia, menjadi napas tambahan bagi warga Gaza.

Direktur WIZ, Syahruddin, menegaskan bahwa program ini bukan sekadar bantuan logistik, melainkan pesan persaudaraan dari tanah air.

“Kami berupaya memastikan amanah dari para donatur sampai ke tangan mereka yang paling membutuhkan. Kondisi di Gaza Selatan sangat sulit; tantangan air dan makanan adalah perjuangan harian mereka. Kami berharap dukungan ini terus berlanjut tanpa putus,” ujar Syahruddin dalam keterangan tertulisnya.

Senada dengan hal tersebut, Pemimpin Umum Wahdah Islamiyah, KH Zaitun Rasmin, mengajak seluruh elemen bangsa untuk tidak lelah menolehkan pandangan ke Palestina. Beliau menekankan bahwa setiap kontribusi sangat berarti untuk meringankan penderitaan saudara sesama.

“Alhamdulillah, bantuan telah tersalurkan. Namun, tugas kita belum usai. Kami mengajak masyarakat Indonesia untuk terus meningkatkan kedermawanan. Masalah yang timbul akibat perang ini sangat kompleks, dan kitalah tangan-tangan yang diharapkan bisa menghapus air mata mereka. Semoga usaha para donatur diberkati Allah Ta’ala,” ungkap KH Zaitun Rasmin.

Meski bantuan kali ini telah meringankan beban 600 jiwa, kebutuhan di lapangan masih sangat masif. Krisis kebutuhan pokok tetap menjadi momok utama di Khan Younis. Tim di lapangan melaporkan bahwa tantangan geografis dan keamanan tetap membayangi setiap distribusi.

Pihak penyelenggara pun menyampaikan apresiasi mendalam kepada seluruh relawan dan donatur yang telah berjibaku. Melalui semangat kedermawanan yang tak padam, diharapkan penderitaan warga di Gaza dapat perlahan terangkat, membawa kembali martabat dan harapan di tanah para nabi.

Wahdah Islamiyah bersama Komite Solidaritas Palestina dan Wahdah Inspirasi Zakat terus konsen pada perjuangan kemerdekaan palestina, aktif dalam berbagai program Dapur Umum, Paket Sembako dan Buah, serta membangun kembali Masjid yang runtuh, termasuk melalui program Sedekah Daging Palestina tahun ini.

Mungkin saat ini Allah belum mampukan kita untuk menyembelih hewan qurban secara utuh. Namun, pintu kebaikan tidak pernah tertutup. Melalui program Sedekah Daging Palestina, kita bisa menjadi jembatan kebahagiaan bagi mereka yang sedang berjuang di tengah keterbatasan.

Hanya dengan Rp 20.000/paket, kamu sudah ikut memastikan bahwa ada seorang anak di pengungsian yang hari ini bisa merasakan nikmatnya protein hewani. Jangan remehkan nilai kecil yang kita berikan, karena bagi mereka, itu adalah bukti nyata bahwa mereka tidak berjuang sendirian. Donasi lewati link berikut: DONASI SEKARANG!

Laporan: Media WIZ & KITA Palestina

Leave a comment

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Artikel Palestina

ArtikelKolom

Genosida Gaza: Antara Debu, Darah dan Doa

Di banyak tempat di dunia, air adalah simbol kehidupan. Namun di Gaza hari ini, mencari air justru bisa berarti mempertaruhkan nyawa. Pada 17...

Kolom

Taufan Al-Aqsa: Titik Balik Global dan Peluang Pembebasan Palestina

Ma’moun Fandy, professor ilmu politik di Georgetown University dan direktur London Global Strategy Institute, menulis di X pada 2/10/2025, “Gaza memang belum membebaskan Palestina dari...

Kolom

Dunia Gagal dalam Ujian Kelaparan di Gaza

Di Turki, ada ungkapan lama yang berbunyi: “Semoga Tuhan tidak menguji siapa pun dengan kelaparan.” Ungkapan ini lahir dari kesadaran akan betapa kejamnya...

ArtikelKolom

Muhammad al-Daif (Bag 1): Simbol Perlawanan Palestina yang Tak Tergoyahkan

Muhammad al-Daif adalah salah satu tokoh paling berpengaruh dalam sejarah perlawanan Palestina. Namanya bukan hanya dikenal di Gaza, tetapi juga di seluruh dunia...

ArtikelKolom

Narasi Kegagalan yang Diakui Sendiri oleh Elit Penjajah Israel

Dalam sejarah panjang konflik Palestina-Israel, pertempuran di Gaza selalu menjadi salah satu ujian terberat bagi Israel. Gaza, dengan segala keterbatasannya akibat blokade dan...

Related Articles

Ustadz Zaitun Rasmin Kecam Keras Provokasi Pemukim Israel di Masjid Al Aqsa

JAKARTA — Ustadz Dr. KH. Muhammad Zaitun Rasmin mengecam keras aksi provokatif...

Empat Hari di Penjara Israel: Relawan Sumud Flotilla Ceritakan Siksaan dan Pelajaran Terbesar Hidupnya di IAI STIBA Makassar

MAKASSAR – Sharing session yang diinisiasi oleh Kita Palestina, sebagai lembaga yang...

Edukasi Palestina di Masjid Cut Meutia Angkat Tema Perdamaian Dunia dan Kemerdekaan Palestina

JAKARTA — Yayasan Masjid Cut Meutia Menteng sukses menggelar kegiatan Kajian Edukasi...

Laznas WIZ dan KITA Palestina Tembus Blokade Gaza Salurkan Sedekah Daging Kurban

GAZA – Lembaga Amil Zakat Nasional Wahdah Inspirasi Zakat (Laznas WIZ) dan...