Senin , 27 April 2026
BeritaInternasional

Gaza Terus Berdarah: 7 Warga Gugur, Serangan Zionis Israel Langgar Gencatan Senjata dan Picu Kecaman Dunia

GAZA — Untuk hari ke-199 sejak dimulainya agresi, pasukan pendudukan Israel terus melanggar perjanjian gencatan senjata di Jalur Gaza melalui serangkaian serangan udara, tembakan langsung, dan operasi penghancuran sistematis terhadap kawasan sipil.

Pada Minggu, tiga warga Palestina gugur akibat tembakan yang menargetkan area sekitar Bundaran Kuwait dan Masjid Al-Saqa di wilayah Al-Maghraqa, selatan Kota Gaza. Serangan tersebut terjadi ketika kerumunan pengungsi berkumpul, menunggu bantuan dan mencoba bertahan di tengah kondisi yang semakin tidak manusiawi.

Menurut laporan Pertahanan Sipil, dua korban lainnya tewas akibat serangan pesawat tak berawak yang menghantam kerumunan warga sipil di lokasi yang sama. Sumber lokal mengidentifikasi dua korban di Bundaran Kuwait sebagai Muhammad Ziad Al-Ashqar dan Muhammad Riyad Al-Ashqar, sementara Mahmoud Saleh Jaber gugur dalam serangan di Al-Maghraqa.

Di Khan Younis, tragedi kemanusiaan kembali terjadi. Seorang perempuan pengungsi berusia 40 tahun, Huda al-Attar, tewas ditembak pasukan Israel di selatan kota. Ia adalah satu dari ribuan warga yang telah kehilangan tempat tinggal dan hidup dalam kondisi darurat berkepanjangan.

Sementara itu, Rami Ramzi Ghubn meninggal dunia akibat luka serius yang dideritanya dalam pemboman sebelumnya di lingkungan Sheikh Radwan, Gaza utara. Pagi harinya, dua jenazah lainnya tiba di Rumah Sakit Baptis Gaza setelah menjadi sasaran serangan di Persimpangan Netzarim pada malam sebelumnya.

Serangan tidak hanya menyasar manusia, tetapi juga infrastruktur vital. Tentara Israel melanjutkan operasi perataan bangunan di selatan Khan Younis, termasuk fasilitas sipil dan lembaga pendidikan. Serangan udara dan laut juga dilaporkan menghantam wilayah barat dan timur Jalur Gaza.

Di kamp pengungsi Bureij, helikopter Israel menembaki wilayah timur, sementara drone menjatuhkan bom di utara kamp. Pada waktu yang sama, artileri berat menghujani kawasan timur laut Bureij sejak subuh, memperparah ketakutan warga yang terjebak tanpa tempat aman.

Kementerian Kesehatan Gaza melaporkan bahwa sejak gencatan senjata diberlakukan pada 10 Oktober 2023, pelanggaran yang terus dilakukan Israel telah menyebabkan 811 warga Palestina tewas dan 2.278 lainnya luka-luka. Secara keseluruhan, sejak 7 Oktober 2023, jumlah korban telah mencapai sekitar 72.587 jiwa dan 172.381 luka-luka.

Kondisi ini memicu kecaman luas dari berbagai organisasi internasional dan kelompok hak asasi manusia yang menilai tindakan tersebut sebagai pelanggaran serius terhadap hukum humaniter internasional. Serangan terhadap warga sipil dan fasilitas non-militer dinilai bertentangan dengan prinsip perlindungan sipil dalam konflik bersenjata.

Di tengah kehancuran yang terus meluas, warga Gaza tetap berjuang bertahan hidup tanpa listrik, air bersih, dan akses medis yang memadai sementara dunia terus menyaksikan tragedi kemanusiaan yang belum menunjukkan tanda-tanda akan berakhir.

Sumber: Palinfo

Leave a comment

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Artikel Palestina

Kolom

Taufan Al-Aqsa: Titik Balik Global dan Peluang Pembebasan Palestina

Ma’moun Fandy, professor ilmu politik di Georgetown University dan direktur London Global Strategy Institute, menulis di X pada 2/10/2025, “Gaza memang belum membebaskan Palestina dari...

Kolom

Dunia Gagal dalam Ujian Kelaparan di Gaza

Di Turki, ada ungkapan lama yang berbunyi: “Semoga Tuhan tidak menguji siapa pun dengan kelaparan.” Ungkapan ini lahir dari kesadaran akan betapa kejamnya...

ArtikelKolom

Muhammad al-Daif (Bag 1): Simbol Perlawanan Palestina yang Tak Tergoyahkan

Muhammad al-Daif adalah salah satu tokoh paling berpengaruh dalam sejarah perlawanan Palestina. Namanya bukan hanya dikenal di Gaza, tetapi juga di seluruh dunia...

ArtikelKolom

Narasi Kegagalan yang Diakui Sendiri oleh Elit Penjajah Israel

Dalam sejarah panjang konflik Palestina-Israel, pertempuran di Gaza selalu menjadi salah satu ujian terberat bagi Israel. Gaza, dengan segala keterbatasannya akibat blokade dan...

ArtikelKolom

Tufanul Aqsha: Gelombang Perlawanan untuk Kemerdekaan Tanah Palestina

Langit yang Berbisik tentang Perlawanan Gaza, sebuah wilayah kecil yang terjepit di antara Laut Mediterania dan perbatasan Israel, adalah tempat di mana harapan...

Program Penyaluran Bantuan

BeritaDonasiDonasi ProgramNasional

Laznas WIZ dan KITA Palestina Salurkan Zakat Mal bagi 60 Guru Al-Quran di Jalur Gaza

GAZA – Di tengah krisis kemanusiaan yang semakin menghimpit, puluhan guru Al-Quran...

BeritaDonasiDonasi ProgramNasional

Gandeng Mitra Lokal, Laznas WIZ – KITA Palestina Distribusikan Bantuan Tunai Zakat ke Warga Gaza Utara

GAZA – Lembaga Amil Zakat Nasional (Laznas) Wahdah Inspirasi Zakat (WIZ) bersama...

BeritaDonasiDonasi ProgramNasional

Lewat WIZ dan KITA Palestina, Ratusan Warga Gaza Selatan Nikmati Iftar dari Donatur Indonesia

GAZA SELATAN — Senyum syukur merekah di wajah ratusan warga Gaza Selatan...

Related Articles

Serbuan Pemukim ke Masjid Al-Aqsa Kian Intensif, Ulama Palestina Peringatkan Upaya Ubah Status Situs Suci

Ketegangan di kompleks Masjid Al-Aqsa kembali meningkat setelah lebih dari 1.250 pemukim...

Penjajah Israel Lancarkan Serangan ke Gaza Tengah, Enam Warga Palestina Tewas dan Tiga Anak Jadi Korban

GAZA — Serangan militer Israel kembali merenggut nyawa warga sipil di Jalur...

Penjajah Israel Bakar Rumah, Kendaraan dan Tebang Pohon Zaitun Milik Warga Palestina di Nablus

TEPI BARAT – Pasukan pendudukan Israel membakar sebuah rumah Palestina dan dua...

Gaza di Ambang Krisis Air Bersih, Warga Bertahan Hidup dengan Kurang dari 10 Liter per Hari

GAZA – Di tengah kehancuran akibat genosida Israel, krisis air di Jalur...