Senin , 16 Februari 2026
BeritaInternasional

Zionis Israel Halangi Korban Luka dan Pasien Berobat ke Luar Gaza

GAZA – Juru bicara Kementerian Kesehatan Palestina di Jalur Gaza, Ashraf Al-Qudra, pada Sabtu (25/05/2024), mengungkapkan bahwa korban luka dan pasien Jalur Gaza belum bisa meninggalkan atau kembali ke Jalur Gaza sejak 6 Mei, akibat Israel telah menutup total penyeberangan Rafah.

Al-Qudra mengatakan bahwa penyeberangan Rafah telah diduduki kembali oleh tentara Israel pada 6 Mei. Sejak itu tidak ada pasien atau korban luka akibat dapat meninggalkan Gaza dan bahkan mereka yang berada di luar negeri tidak dapat kembali ke Gaza, tanah air mereka.

Al-Qudra menambahkan bahwa lebih dari 20.000 korban luka, pasien kanker, penyakit jantung, dan darah sedang menunggu penyeberangan Rafah dibuka.

Ashraf Al-Qudra menyeru masyarakat internasional untuk menyelamatkan para korban ini dari bahaya komplikasi dan kematian akibat sebagian besar rumah sakit Palestina di Jalur Gaza hancur dan tidak dapat beroperasi lagi.

Ashraf Al-Qudra menunjukkan bahwa Israel telah membunuh lebih dari 493 petugas dan profesional medis, serta sebanyak 310 di antaranya ditangkap Israel. Ini adalah kejahatan perang dan pelanggaran terang-terangan terhadap hak kesehatan terhadap pasien dan korban luka yang diatur dalam hukum kemanusiaan internasional.

Sejak tanggal 7 Oktober hingga saat ini, dengan dukungan Amerika dan Eropa, tentara Israel masih terus melanjutkan agresi terhadap Jalur Gaza dan juga melakukan serangan di berbagai kawasan di Tepi Barat. Pesawat tempur Israel mengebom kawasan di sekitar rumah sakit, gedung, apartemen, dan rumah penduduk sipil Palestina. Israel juga mencegah dan memblokade masuknya air, makanan, obat-obatan, dan bahan bakar ke Jalur Gaza.

Kementerian Kesehatan Palestina di Gaza, pada Minggu (24/05), mengumumkan bahwa jumlah korban jiwa akibat pemboman Israel di Jalur Gaza sejak 7 Oktober 2023 lalu telah meningkat menjadi 35.954 orang dan 80.643  lainnya mengalami luka-luka, di mana mayoritas korban korban jiwa pemboman Israel adalah anak-anak dan perempuan.

Sementara itu, berdasarkan laporan pihak berwenang Jalur Gaza dan organisasi internasional, lebih dari 85 persen atau sekitar 1,7 juta penduduk Palestina di Jalur Gaza terpaksa harus mengungsi setelah kehilangan tempat tinggal dan penghidupan akibat pemboman Israel.

Sumber: Palinfo

Leave a comment

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Artikel Palestina

Kolom

Taufan Al-Aqsa: Titik Balik Global dan Peluang Pembebasan Palestina

Ma’moun Fandy, professor ilmu politik di Georgetown University dan direktur London Global Strategy Institute, menulis di X pada 2/10/2025, “Gaza memang belum membebaskan Palestina dari...

Kolom

Dunia Gagal dalam Ujian Kelaparan di Gaza

Di Turki, ada ungkapan lama yang berbunyi: “Semoga Tuhan tidak menguji siapa pun dengan kelaparan.” Ungkapan ini lahir dari kesadaran akan betapa kejamnya...

ArtikelKolom

Muhammad al-Daif (Bag 1): Simbol Perlawanan Palestina yang Tak Tergoyahkan

Muhammad al-Daif adalah salah satu tokoh paling berpengaruh dalam sejarah perlawanan Palestina. Namanya bukan hanya dikenal di Gaza, tetapi juga di seluruh dunia...

ArtikelKolom

Narasi Kegagalan yang Diakui Sendiri oleh Elit Penjajah Israel

Dalam sejarah panjang konflik Palestina-Israel, pertempuran di Gaza selalu menjadi salah satu ujian terberat bagi Israel. Gaza, dengan segala keterbatasannya akibat blokade dan...

ArtikelKolom

Tufanul Aqsha: Gelombang Perlawanan untuk Kemerdekaan Tanah Palestina

Langit yang Berbisik tentang Perlawanan Gaza, sebuah wilayah kecil yang terjepit di antara Laut Mediterania dan perbatasan Israel, adalah tempat di mana harapan...

Program Penyaluran Bantuan

Edukasi PalestinaProgram

Keteguhan Rakyat Gaza Jadi Inspirasi ASN Pemkot Makassar Layani Masyarakat

MAKASSAR – Pemerintah Kota Makassar berikan perhatian khusus terkait Palestina. Penggalangan dana...

BeritaDonasiDonasi ProgramNasional

Menembus Isolasi Al-Zaytoun: KITA Palestina dan Wahdah Inspirasi Zakat Salurkan Bantuan Pangan di Kota Gaza

GAZA — Di bawah bayang-bayang reruntuhan lingkungan Al-Zaytoun, Kota Gaza, sebuah pemandangan...

BeritaDonasiDonasi ProgramNasional

Masyarakat Indonesia dan Mitra Lokal Salurkan Air Bersih untuk Warga Gaza di Tengah Krisis Kemanusiaan

GAZA — Kondisi kebutuhan air bersih di Jalur Gaza semakin mengkhawatirkan. Menurut...

BeritaDonasiDonasi ProgramNasional

Bantuan Kemanusiaan dari Pemprov Sulsel Bersama Wahdah Islamiyah dan Garda Care Tiba di Desa Babo Aceh Tamiang

ACEH TAMIANG – Bantuan kemanusiaan yang dikirimkan oleh Pemerintah Provinsi Sulawesi Selatan,...

BeritaDonasiDonasi ProgramNasional

Bantuan Gandum dari Indonesia Tiba di Gaza, Truk Berhasil Melintasi Pintu Rafah di Mesir

GAZA – Upaya kemanusiaan masyarakat Indonesia kembali berhasil menembus blokade. Sebuah truk...

Materi Khutbah Jumat

Related Articles

Syaikh Ahed Abu Al Atha Ungkap Kekejaman Penjajah Israel Pada Warga Palestina yang Jadi Tahanan

MAKASSAR – Ulama asal Palestina, Syaikh Dr. Ahed Ahmad Abu Al Atha,...

Yuk Hadiri Tabligh Akbar (Ramadhan di Gaza Palestina)! Besok di Masjid Anas Bin Malik IAI STIBA Makassar

MAKASSAR – Genosida belum berhenti. Gencatan senjata tidak membuat panjajah Israel menghentikan...

Hari ke-123 Pelanggaran Gencatan Senjata: Gaza Kembali Dibombardir, Anak Terluka di Khan Younis

GAZA – Jalur Gaza kembali diguncang bombardemen udara dan tembakan artileri berat...

Demonstrasi di Berlin dan Paris Kecam Kejahatan dan Genosida Israel di Gaza

Gelombang kemarahan publik terhadap kejahatan Israel di Gaza kembali meletup di jantung...