Minggu , 19 April 2026
BeritaNasional

Spirit Perjuangan Al-Aqsa (6): Ini 8 Alasan Mengapa Warga Gaza Mampu Bertahan

MAKASSAR – Tangisan keras anak-anak Gaza terngiang-ngiang ditelinga kita, merengguk nyawa orang tua dan keluarganya, simpah darah yang tak ada langkah kaki lepas darinya.

Wahai saudaraku seagama, beritahu kami kapan kalian marah? Apakah ketika kehormatan kita dirobek-robek? Apakah ketika masjid kita dihancurkan? Apakah ketika harga diri kita dibunuh? Apakah ketika kehormatan kita direndahkan?

Hari demi hari tangisan anak-anak Gaza membasahi bumi Palestina, tidakkah kita bersedih? Ataukah hati kita telah mati, membengku dan dibelenggu oleh dosa kepada Ilahi.

Sebagai bentuk kepedulian terhadap anak-anak Gaza, Komite Solidaritas (KITA) Palestina terus menggelar Edukasi Palestina dengan nama kegiatan Spirit Perjuangan Al-Aqsha bertema “Air Mata Palestina, Air Mata Kita”, digelar secara Online via Zoom Meeting, Jumat (29/11/2024).

Kegiatan Edukasi kepalestinaan ini adalah pertemuan kedua yang akan rutin dilaksanakan setiap pekannya, pada pertemuan ini materi disampaikan oleh Ustaz Ilham Jaya, Lc., MA, dihadiri oleh puluhan lebih peserta dari berbagai wilayah di Indonesia hingga luar negeri.

“Salah satu pencapaian yg dilakukan oleh pejuang Gaza adalah membuka mata dunia bahwa apa yang terjadi di Gaza adalah Genosida, dan membatalkan berbagai isu dan informasi dari media-media yang dikontrol oleh Israel. Bahkan anak-anak di Gaza lahir dalam keadaan orang tua mereka yang telah mati,” ujar Ustaz Ilham.

Jika kita melihat bagaimana kecanggihan tekhnologi dan peralatan militer zionis maka sulit secara untuk dikalahkan. Namun, para penjajah hingga hari ini tak mampu menaklukkan gaza dan mengalahkan para pejuang. Berikut 8 alasan yang disampaikan oleh Ustaz Ilham Jaya mengapa Gaza mampu bertahan.

  1. Keyakinan, sebagaimana kata seorang anak Gaza ketika ditanya bahwa keyakinan adalah hal yang paling utama mereka dapat bertahan
  2. Ibadah, ditengah penjajahan dan di tengah runtuhan mereka masih melaksanakan ibadah kepada Allah
  3. Berserah diri kepada Allah, di antara mereka bahkan banyak yang berkumpul bersama2 di satu kamar dengan harapan dapat melakukan syahadad bersama-sama Ketika
  4. Tawakkal, para keluarga di Gaza berbahagia karena telah menjadi bagian dari para pejuang yang syahid di jalan Allah
  5. Taqwa, saudara-saudara kita di Gaza walaupun hancur masjid mereka tapi masih melakukan ketaatan, begitupun dengan anak-anak kecil yg masih setoran hafalan di balik reruntuhan
  6. Ridha, apa yg mereka rasakan sangat diluar batas kemanusiaan kita. Tapi mereka masih sangat ikhlas dan rido atas apa yg mereka alami
  7. Cinta, dalam kondisi terjajah dan genosida yg terjadi bahwa mereka masih menumbuhkan cinta yg kuat dengan mereka (seperti cinta terhadap keluarga, hewan, lingkunga dll)
  8. Kita, selama kita berada dan Bersama dengan mereka. Maka kita semua dapat menjadi alasan mereka akan bertahan secara gigih melanjutkan perjuangan, serta keberpihakan kita

Komite Solidaritas Palestina sebagai lembaga kemanusian yang konsen pada perjuangan kemerdekaan palestina terus melakukan berbagai aksi nyata dalam membantu saudara-saudara kita (aktif dalam berbagai program Dapur Umum, Paket Sembako dan Buah, Bantuan Pakaian, Kebutuhan Air Bersih dan Daging Qurban). Yuk bantu saudara kita di Palestina. DONASI PALESTINA

Laporan: Media KITA Palestina

Leave a comment

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Artikel Palestina

Kolom

Taufan Al-Aqsa: Titik Balik Global dan Peluang Pembebasan Palestina

Ma’moun Fandy, professor ilmu politik di Georgetown University dan direktur London Global Strategy Institute, menulis di X pada 2/10/2025, “Gaza memang belum membebaskan Palestina dari...

Kolom

Dunia Gagal dalam Ujian Kelaparan di Gaza

Di Turki, ada ungkapan lama yang berbunyi: “Semoga Tuhan tidak menguji siapa pun dengan kelaparan.” Ungkapan ini lahir dari kesadaran akan betapa kejamnya...

ArtikelKolom

Muhammad al-Daif (Bag 1): Simbol Perlawanan Palestina yang Tak Tergoyahkan

Muhammad al-Daif adalah salah satu tokoh paling berpengaruh dalam sejarah perlawanan Palestina. Namanya bukan hanya dikenal di Gaza, tetapi juga di seluruh dunia...

ArtikelKolom

Narasi Kegagalan yang Diakui Sendiri oleh Elit Penjajah Israel

Dalam sejarah panjang konflik Palestina-Israel, pertempuran di Gaza selalu menjadi salah satu ujian terberat bagi Israel. Gaza, dengan segala keterbatasannya akibat blokade dan...

ArtikelKolom

Tufanul Aqsha: Gelombang Perlawanan untuk Kemerdekaan Tanah Palestina

Langit yang Berbisik tentang Perlawanan Gaza, sebuah wilayah kecil yang terjepit di antara Laut Mediterania dan perbatasan Israel, adalah tempat di mana harapan...

Program Penyaluran Bantuan

BeritaDonasiDonasi ProgramNasional

Laznas WIZ dan KITA Palestina Salurkan Zakat Mal bagi 60 Guru Al-Quran di Jalur Gaza

GAZA – Di tengah krisis kemanusiaan yang semakin menghimpit, puluhan guru Al-Quran...

BeritaDonasiDonasi ProgramNasional

Gandeng Mitra Lokal, Laznas WIZ – KITA Palestina Distribusikan Bantuan Tunai Zakat ke Warga Gaza Utara

GAZA – Lembaga Amil Zakat Nasional (Laznas) Wahdah Inspirasi Zakat (WIZ) bersama...

BeritaDonasiDonasi ProgramNasional

Lewat WIZ dan KITA Palestina, Ratusan Warga Gaza Selatan Nikmati Iftar dari Donatur Indonesia

GAZA SELATAN — Senyum syukur merekah di wajah ratusan warga Gaza Selatan...

Related Articles

Laznas WIZ dan KITA Palestina Salurkan Zakat Mal bagi 60 Guru Al-Quran di Jalur Gaza

GAZA – Di tengah krisis kemanusiaan yang semakin menghimpit, puluhan guru Al-Quran...

Normalisasi Pelanggaran, Wajah Baru Penjajahan di Al-Aqsa dan Puing-Puing di Tepi Barat

MASJID AL AQSA – Eskalasi di kompleks Masjid Al-Aqsa memasuki babak baru...

Pimpin Silatnas MUI 1447 H, Ustadz Zaitun Rasmin Serukan Ukhuwah Jadi Senjata Melawan Kezhaliman Global

JAKARTA – Silaturrahmi Nasional (Silatnas) Ormas Islam dan Halalbihalal Idulfitri 1447 H...

Komitmen Wahdah Islamiyah Sulawesi Tenggara Dukung Pembebasan Masjidil Aqsa dan Kemerdekaan Palestina

SULAWESI TENGGARA – Hubungan erat antara Indonesia dan Palestina bukanlah hal baru...