Minggu , 14 Juni 2026
BeritaInternasional

Penjajah Israel Larang Dua Ulama Palestina Memasuki Masjid Al-Aqsa

MASJID AL AQSA – Penjajah Israel telah melarang dua ulama Palestina memasuki Masjid Al-Aqsa di Yerusalem Timur yang diduduki selama satu minggu.

Dalam pernyataan pada hari Senin, Syekh Raed Salah dan Syekh Kamal al Khatib mengatakan mereka dipanggil untuk diinterogasi oleh otoritas Israel. dan diberi perintah larangan selama satu minggu dari masjid tersebut.

“Kami menerima perintah yang melarang kami memasuki Masjid Al-Aqsa. Ketika ditanya tentang tanggapan kami, kami mengatakan bahwa Al-Aqsa adalah hak Islam dan kami berhak berada di sana,” kata Syekh Salah kepada wartawan.

Syekh Salah menyebut larangan Israel sebagai “serangan terhadap agama kami” dan “penganiayaan agama.” Beliau menegaskan bahwa Wakaf Islam di Yerusalem memiliki otoritas tunggal atas masjid tersebut.

Khatib, di pihak lain, mengatakan larangan satu minggu tersebut kemungkinan akan diperpanjang.

“Jelas bahwa Minggu depan akan ada keputusan untuk memperpanjang larangan tersebut menjadi enam bulan oleh komandan Kepolisian Distrik Yerusalem. Masjid Al-Aqsa adalah milik umat Muslim, dan tidak seorang pun berhak atas setitik pun tanahnya,” ungkapnya.

Masjidil Aqsha adalah situs tersuci ketiga di dunia bagi umat Muslim dan merupakan kiblat pertama. Orang Yahudi menyebut daerah itu Bukit Bait Suci, mengklaim bahwa itu adalah lokasi dua kuil Yahudi di zaman kuno.

Penjajah Israel telah mengeluarkan ratusan perintah serupa tahun ini terhadap ulama dan jamaah di Yerusalem Timur dan di Israel, biasanya dimulai dengan larangan satu minggu yang dapat diperpanjang hingga enam bulan.

Syekh Salah sebelumnya memimpin Gerakan Islam di Israel, sementara Khatib menjabat sebagai wakil pemimpinnya hingga Israel melarang kelompok tersebut pada November 2015, dengan tuduhan terlibat dalam penghasutan.

Otoritas Israel sebelumnya telah memberlakukan larangan 15 tahun terhadap Salah untuk memasuki Masjidil Aqsha yang berakhir pada tahun 2022.

Sumber: Palinfo

Leave a comment

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Artikel Palestina

ArtikelKolom

Genosida Gaza: Antara Debu, Darah dan Doa

Di banyak tempat di dunia, air adalah simbol kehidupan. Namun di Gaza hari ini, mencari air justru bisa berarti mempertaruhkan nyawa. Pada 17...

Kolom

Taufan Al-Aqsa: Titik Balik Global dan Peluang Pembebasan Palestina

Ma’moun Fandy, professor ilmu politik di Georgetown University dan direktur London Global Strategy Institute, menulis di X pada 2/10/2025, “Gaza memang belum membebaskan Palestina dari...

Kolom

Dunia Gagal dalam Ujian Kelaparan di Gaza

Di Turki, ada ungkapan lama yang berbunyi: “Semoga Tuhan tidak menguji siapa pun dengan kelaparan.” Ungkapan ini lahir dari kesadaran akan betapa kejamnya...

ArtikelKolom

Muhammad al-Daif (Bag 1): Simbol Perlawanan Palestina yang Tak Tergoyahkan

Muhammad al-Daif adalah salah satu tokoh paling berpengaruh dalam sejarah perlawanan Palestina. Namanya bukan hanya dikenal di Gaza, tetapi juga di seluruh dunia...

ArtikelKolom

Narasi Kegagalan yang Diakui Sendiri oleh Elit Penjajah Israel

Dalam sejarah panjang konflik Palestina-Israel, pertempuran di Gaza selalu menjadi salah satu ujian terberat bagi Israel. Gaza, dengan segala keterbatasannya akibat blokade dan...

Related Articles

KITA Palestina Gelar Aksi Palestina di Depan Kedubes AS, Serukan Penghentian Agresi Israel

JAKARTA — Ribuan orang mengikuti aksi solidaritas untuk Palestina yang digelar di...

Forum Dialog Antar-Peradaban Digelar, Ustadz Zaitun Serukan Ukhuwah Global dan Perlawanan terhadap Hegemoni Zalim

JAKARTA — Dalam rangka memperingati International Day for Dialogue Among Civilizations, Majelis...

Solidaritas untuk Gaza Tak Boleh Padam, Aksi Bela Palestina Akan Digelar Besok di Depan Kedubes AS Jakarta

JAKARTA – Berbagai elemen masyarakat, organisasi Islam, dan pegiat kemanusiaan yang tergabung...

Ustadz Zaitun Rasmin Kecam Keras Provokasi Pemukim Israel di Masjid Al Aqsa

JAKARTA — Ustadz Dr. KH. Muhammad Zaitun Rasmin mengecam keras aksi provokatif...