Minggu , 19 Juli 2026
BeritaDonasiDonasi ProgramNasional

Menembus Isolasi Al-Zaytoun: KITA Palestina dan Wahdah Inspirasi Zakat Salurkan Bantuan Pangan di Kota Gaza

GAZA — Di bawah bayang-bayang reruntuhan lingkungan Al-Zaytoun, Kota Gaza, sebuah pemandangan kontras terlihat di kamp pengungsi Al-Rawda.

Di tengah kepungan debu dan keterbatasan yang mencekik, bantuan kemanusiaan dari masyarakat Indonesia tiba, membawa lebih dari sekadar bahan pangan—mereka membawa pesan bahwa dunia belum melupakan Gaza.

Sekitar 100 keluarga pengungsi, yang selama ini bertahan hidup dalam kondisi serba kekurangan, menjadi penerima manfaat dari program bantuan yang disalurkan melalui kolaborasi Wahdah Inspirasi Zakat (WIZ) dan KITA Palestina.

Kondisi di kamp Al-Rawda jauh dari kata layak. Akses jalan yang rusak parah membuat kamp ini seolah terisolasi dari dunia luar. Keluarga-keluarga di sini tidak hanya berjuang melawan trauma konflik, tetapi juga menghadapi krisis pendapatan dan kelangkaan kebutuhan pokok yang akut.

Syekh Sahid, mitra lokal di Gaza yang mengawasi jalannya distribusi, menyatakan bahwa bantuan ini menyasar mereka yang paling rentan.

“Masyarakat di sini menderita karena kekurangan sumber daya yang parah. Mereka menghadapi isolasi fisik akibat jalan yang rusak, yang memperburuk penderitaan manusia di dalamnya,” ujar Syekh Sahid di sela-sela pembagian bantuan.

Ia juga menyampaikan pesan mendalam bagi para donatur di Asia Tenggara.

“Kami menyampaikan apresiasi terdalam dan rasa terima kasih yang tulus kepada masyarakat Indonesia yang murah hati. Bantuan ini menanamkan harapan di hati keluarga yang terdampak dan menegaskan bahwa Gaza tidak sendirian dalam cobaan ini,” ujarnya.

Di Makassar, Direktur Wahdah Inspirasi Zakat (WIZ), Syahruddin, menegaskan bahwa bantuan ini merupakan bentuk pertanggungjawaban amanah dari masyarakat Indonesia yang tak putus mendoakan Palestina.

“Kami menyadari bahwa kebutuhan di Gaza sangat dinamis dan mendesak. Komitmen kami melalui WIZ dan KITA Palestina adalah memastikan bahwa bantuan ini sampai ke titik-titik tersulit seperti Al-Zaytoun. Ini bukan sekadar bantuan logistik, melainkan ikatan persaudaraan yang melintasi batas negara. Selama luka di Gaza belum mengering, ikhtiar kami untuk mengirimkan dukungan tidak akan berhenti,” tegas Syahruddin.

Bagi keluarga di Al-Rawda, bantuan ini adalah napas baru. Di tengah musim yang tidak menentu dan blokade yang masih menghimpit, kehadiran bantuan dari Indonesia menjadi bukti nyata bahwa solidaritas kemanusiaan tetap tegak berdiri, bahkan di tempat paling sulit di bumi.

Laporan: Media KITA Palestina

Leave a comment

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Artikel Palestina

ArtikelKolom

Genosida Gaza: Antara Debu, Darah dan Doa

Di banyak tempat di dunia, air adalah simbol kehidupan. Namun di Gaza hari ini, mencari air justru bisa berarti mempertaruhkan nyawa. Pada 17...

Kolom

Taufan Al-Aqsa: Titik Balik Global dan Peluang Pembebasan Palestina

Ma’moun Fandy, professor ilmu politik di Georgetown University dan direktur London Global Strategy Institute, menulis di X pada 2/10/2025, “Gaza memang belum membebaskan Palestina dari...

Kolom

Dunia Gagal dalam Ujian Kelaparan di Gaza

Di Turki, ada ungkapan lama yang berbunyi: “Semoga Tuhan tidak menguji siapa pun dengan kelaparan.” Ungkapan ini lahir dari kesadaran akan betapa kejamnya...

ArtikelKolom

Muhammad al-Daif (Bag 1): Simbol Perlawanan Palestina yang Tak Tergoyahkan

Muhammad al-Daif adalah salah satu tokoh paling berpengaruh dalam sejarah perlawanan Palestina. Namanya bukan hanya dikenal di Gaza, tetapi juga di seluruh dunia...

ArtikelKolom

Narasi Kegagalan yang Diakui Sendiri oleh Elit Penjajah Israel

Dalam sejarah panjang konflik Palestina-Israel, pertempuran di Gaza selalu menjadi salah satu ujian terberat bagi Israel. Gaza, dengan segala keterbatasannya akibat blokade dan...

Related Articles

Salam Sehat Indonesia di Makassar Besok, Wahdah Islamiyah Gelar Talkshow hingga Layanan Kesehatan Gratis! Yuk Ramaikan

MAKASSAR — Wahdah Islamiyah akan menghadirkan berbagai program edukasi, layanan kesehatan, dan...

Jelang Muktamar V Wahdah Islamiyah: Ustadz Zaitun Rasmin Silaturahmi ke Pimpinan DPD RI, Bahas Kolaborasi Keumatan dan Kebangsaan

JAKARTA – Pimpinan Dewan Pengurus Pusat Wahdah Islamiyah (DPP WI) melakukan kunjungan...

Keynote Speaker di Seminar Baitul Maqdis, Ustadz Syaibani Mujiono: Guru sebagai Jantung Pergerakan Baitul Maqdis

MAKASSAR – Guru memiliki peran sentral dalam membangun generasi yang mencintai Masjid...

Laznas WIZ Mesir Salurkan Amanah Donatur, Sapa Pengungsi Sudan di Kairo dengan Kepedulian

MESIR – Konflik berkepanjangan yang melanda Sudan telah memaksa ribuan warganya mencari...