BeritaInternasional

Krisis Bahan Bakar Lumpuhkan Pertahanan Sipil Gaza, Ribuan Nyawa Terancam

GAZA – Pertahanan Sipil Palestina memperingatkan meningkatnya risiko kemanusiaan akibat larangan pasukan pendudukan Israel terhadap masuknya bahan bakar ke Jalur Gaza. Larangan ini membuat kendaraan penyelamat dan peralatan pemadam kebakaran tidak dapat beroperasi, sehingga ribuan warga sipil terancam kehilangan akses pada pertolongan darurat.

Mohammed Al-Mughair, Direktur Departemen Dukungan Kemanusiaan dan Hubungan Internasional Pertahanan Sipil, dalam konferensi pers Minggu (28/9) menyatakan bahwa pencegahan masuknya bahan bakar oleh Israel merupakan tindakan disengaja untuk melumpuhkan layanan kemanusiaan di Gaza.

“Pendudukan mencegah masuknya pasokan bahan bakar yang dibutuhkan untuk mengoperasikan kendaraan dan peralatan penyelamat serta pemadam kebakaran, sebagai bagian dari gangguan yang disengaja terhadap layanan kemanusiaan,” ujarnya.

Layanan Penyelamatan Terancam Lumpuh

Al-Mughair menjelaskan, stok bahan bakar yang tersedia saat ini hanya cukup untuk menjalankan sejumlah misi terbatas selama satu pekan. “Penolakan berkelanjutan Israel akan memengaruhi kemampuan intervensi kemanusiaan dan merenggut lebih banyak nyawa,” tegasnya.

Ia mendesak semua pihak internasional segera menekan Israel agar mengizinkan masuknya pasokan bahan bakar untuk organisasi kemanusiaan di Gaza. Menurutnya, krisis ini membuat tim penyelamat tak mampu menjangkau lokasi serangan udara untuk mengevakuasi korban luka maupun jenazah dari bawah reruntuhan.

Strategi Israel Menghancurkan Layanan Kemanusiaan

Sejak dimulainya agresi pada 7 Oktober 2023, tentara pendudukan Israel berulang kali menargetkan sektor-sektor yang menyediakan layanan kemanusiaan, termasuk pertahanan sipil. Kendaraan dan personel penyelamat dijadikan sasaran, sementara pasokan bahan bakar dan peralatan penting dihalangi masuk.

Larangan ini memperdalam krisis kemanusiaan di Gaza. Pada 20 Agustus lalu, Pertahanan Sipil menyebut hanya menerima sepersepuluh dari kebutuhan bahan bakar bulanannya. Kondisi semakin memburuk sejak 2 Maret, ketika Israel menutup jalur penyeberangan bantuan kemanusiaan, termasuk bahan bakar, hanya mengizinkan sedikit pasokan masuk melalui organisasi internasional yang jumlahnya jauh dari cukup.

Dunia Diminta Bertindak

Dengan dukungan Amerika Serikat, Israel terus melanjutkan genosida di Gaza, termasuk melalui pembunuhan massal, kelaparan sistematis, penghancuran infrastruktur, dan pengungsian paksa. Tindakan ini berlangsung meski ada seruan global serta perintah Mahkamah Internasional untuk menghentikan operasi militer tersebut.

Situasi darurat di Gaza menegaskan bahwa blokade bahan bakar bukan sekadar kebijakan militer, melainkan senjata perang yang digunakan Israel untuk melumpuhkan layanan kemanusiaan dan memperbesar jumlah korban jiwa. Seruan dunia internasional semakin mendesak untuk menekan Israel agar membuka akses bahan bakar dan menghentikan kebijakan yang mengorbankan nyawa warga sipil tak berdosa.

Sumber: Palinfo

Leave a comment

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Artikel Palestina

ArtikelKolom

Genosida Gaza: Antara Debu, Darah dan Doa

Di banyak tempat di dunia, air adalah simbol kehidupan. Namun di Gaza hari ini, mencari air justru bisa berarti mempertaruhkan nyawa. Pada 17...

Kolom

Taufan Al-Aqsa: Titik Balik Global dan Peluang Pembebasan Palestina

Ma’moun Fandy, professor ilmu politik di Georgetown University dan direktur London Global Strategy Institute, menulis di X pada 2/10/2025, “Gaza memang belum membebaskan Palestina dari...

Kolom

Dunia Gagal dalam Ujian Kelaparan di Gaza

Di Turki, ada ungkapan lama yang berbunyi: “Semoga Tuhan tidak menguji siapa pun dengan kelaparan.” Ungkapan ini lahir dari kesadaran akan betapa kejamnya...

ArtikelKolom

Muhammad al-Daif (Bag 1): Simbol Perlawanan Palestina yang Tak Tergoyahkan

Muhammad al-Daif adalah salah satu tokoh paling berpengaruh dalam sejarah perlawanan Palestina. Namanya bukan hanya dikenal di Gaza, tetapi juga di seluruh dunia...

ArtikelKolom

Narasi Kegagalan yang Diakui Sendiri oleh Elit Penjajah Israel

Dalam sejarah panjang konflik Palestina-Israel, pertempuran di Gaza selalu menjadi salah satu ujian terberat bagi Israel. Gaza, dengan segala keterbatasannya akibat blokade dan...

Related Articles

Penjajah Israel Terus Hancurkan Puluhan Fasilitas Komersial dan Industri Milik Warga Palestina

YERUSALEM – Pasukan pendudukan Israel pada Senin malam (11/5/2026) melanjutkan pembongkaran puluhan...

Wahdah Islamiyah Rilis Logo Muktamar V: Simbol Persatuan, Ketangguhan dan Visi Global

JAKARTA – Organisasi massa Islam Wahdah Islamiyah tengah memantapkan langkah menuju perhelatan...

Ribuan Anak Gaza yang Lenyap di Tengah Genosida dan Rumah yang Menjadi Kuburan Massal

GAZA — Di depan puing-puing rumahnya yang hancur di Jalur Gaza, Majdal...