BeritaInternasional

Menlu Inggris: Perang Gaza Harus Dihentikan Sekarang Juga

INGGRIS – Menteri Luar Negeri Inggris, David Lammy, pada Senin (waktu setempat) menyerukan penghentian segera perang brutal di Jalur Gaza. Ia menegaskan bahwa konflik yang telah berlangsung selama berbulan-bulan itu tidak memiliki solusi militer, dan justru memperparah penderitaan warga sipil Palestina.

Dalam pernyataannya, Lammy melontarkan kritik keras terhadap pemerintah pendudukan Israel. Ia mempertanyakan justifikasi militer atas serangan-serangan yang telah menyebabkan anak-anak kelaparan tewas di wilayah yang terkepung tersebut.

“Tindakan pemerintah pendudukan Israel telah menyebabkan kerusakan yang tak terlukiskan bagi posisi Israel di mata dunia,” tegas Lammy.

Ia juga mendesak Perdana Menteri Israel, Benjamin Netanyahu, untuk mendengarkan suara rakyatnya sendiri, di mana 82 persen warga Israel menyerukan gencatan senjata demi mengakhiri penderitaan yang melanda kedua belah pihak.

Kecaman terhadap Rencana Pemindahan Paksa

Lammy turut mengecam keras rencana pemindahan paksa warga Gaza yang diusulkan oleh Menteri Luar Negeri Israel, Eli Katz. Ia menyebut rencana tersebut sebagai tindakan yang kejam dan tidak bermoral, serta menegaskan bahwa Inggris menolak dan mengutuk keras segala bentuk pembersihan etnis.

“Pemindahan paksa tidak boleh terjadi. Ini adalah pelanggaran hukum internasional yang nyata,” ujar Lammy.

Israel: Penjajah dan Pemicu Perang Kawasan

Sejak 7 Oktober 2023, Israel dengan dukungan Amerika Serikat telah melancarkan perang genosida di Jalur Gaza, melibatkan pembunuhan massal, kelaparan yang disengaja, penghancuran infrastruktur sipil, dan pengungsian besar-besaran. Serangan brutal ini telah mengabaikan seruan internasional dan perintah Mahkamah Internasional untuk segera dihentikan.

Data menunjukkan bahwa agresi Israel telah mengakibatkan lebih dari 200.000 warga Palestina tewas atau terluka, mayoritas adalah anak-anak dan perempuan, sementara lebih dari 11.000 orang dinyatakan hilang. Ratusan ribu lainnya terpaksa mengungsi tanpa jaminan keselamatan, dan kelaparan telah menjadi senjata perang yang merenggut nyawa banyak warga sipil, termasuk anak-anak.

Desakan Global untuk Hentikan Perang

Pernyataan David Lammy mencerminkan semakin kuatnya tekanan internasional terhadap Israel agar menghentikan kekejaman di Gaza. Masyarakat dunia, termasuk tokoh-tokoh politik dan organisasi kemanusiaan, semakin lantang menyerukan penghentian segera agresi militer dan pemulihan hak asasi rakyat Palestina.

Israel sebagai negara penjajah dan pemicu utama instabilitas kawasan telah merusak upaya perdamaian dunia dan melanggar konvensi hukum internasional.

Saatnya komunitas global bertindak tegas untuk mengakhiri perang di Gaza, menuntut pertanggungjawaban pelaku kejahatan perang, serta memulihkan martabat dan kehidupan rakyat Palestina yang telah lama diinjak-injak.

Sumber: Palinfo

Leave a comment

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Artikel Palestina

ArtikelKolom

Genosida Gaza: Antara Debu, Darah dan Doa

Di banyak tempat di dunia, air adalah simbol kehidupan. Namun di Gaza hari ini, mencari air justru bisa berarti mempertaruhkan nyawa. Pada 17...

Kolom

Taufan Al-Aqsa: Titik Balik Global dan Peluang Pembebasan Palestina

Ma’moun Fandy, professor ilmu politik di Georgetown University dan direktur London Global Strategy Institute, menulis di X pada 2/10/2025, “Gaza memang belum membebaskan Palestina dari...

Kolom

Dunia Gagal dalam Ujian Kelaparan di Gaza

Di Turki, ada ungkapan lama yang berbunyi: “Semoga Tuhan tidak menguji siapa pun dengan kelaparan.” Ungkapan ini lahir dari kesadaran akan betapa kejamnya...

ArtikelKolom

Muhammad al-Daif (Bag 1): Simbol Perlawanan Palestina yang Tak Tergoyahkan

Muhammad al-Daif adalah salah satu tokoh paling berpengaruh dalam sejarah perlawanan Palestina. Namanya bukan hanya dikenal di Gaza, tetapi juga di seluruh dunia...

ArtikelKolom

Narasi Kegagalan yang Diakui Sendiri oleh Elit Penjajah Israel

Dalam sejarah panjang konflik Palestina-Israel, pertempuran di Gaza selalu menjadi salah satu ujian terberat bagi Israel. Gaza, dengan segala keterbatasannya akibat blokade dan...

Related Articles

Empat Hari di Penjara Israel: Relawan Sumud Flotilla Ceritakan Siksaan dan Pelajaran Terbesar Hidupnya di IAI STIBA Makassar

MAKASSAR – Sharing session yang diinisiasi oleh Kita Palestina, sebagai lembaga yang...

Edukasi Palestina di Masjid Cut Meutia Angkat Tema Perdamaian Dunia dan Kemerdekaan Palestina

JAKARTA — Yayasan Masjid Cut Meutia Menteng sukses menggelar kegiatan Kajian Edukasi...

Laznas WIZ dan KITA Palestina Tembus Blokade Gaza Salurkan Sedekah Daging Kurban

GAZA – Lembaga Amil Zakat Nasional Wahdah Inspirasi Zakat (Laznas WIZ) dan...