Sabtu , 18 April 2026
BeritaNasional

Banjir Sumbar, Wahdah Islamiyah Turunkan Relawan dan Siapkan Bantuan Posko Hangat

PADANG – Banjir yang kembali melanda Kota Padang pada Selasa, (25/11/2025), menjadi salah satu yang terparah dalam beberapa hari terakhir.

Pemimpin Umum Wahdah Islamiyah, Dr. KH. Muhammad Zaitun Rasmin, Lc., MA menyampaikan bahwa banjir yang melanda Sumatera Utara, Sumatera Barat, dan Aceh mengingatkan kita bahwa kaum Muslimin adalah satu tubuh, dan ketika satu bagian sakit, seluruhnya ikut merasakan.

“Di tengah musibah ini, uluran tangan dan doa dari kita adalah wujud nyata persaudaraan dalam Islam.
Semoga Allah ringankan beban saudara-saudara kita dan jadikan setiap kebaikan sebagai pemberat amal di sisi-Nya. Mari saling menguatkan. Karena kita satu dalam iman dan kasih sayang,” ungkapnya, Selasa (2/12/2025).

Ketua DPW Wahdah Islamiyah Sumatera Barat, Ustadz Fikrul Hidayat, S.H, memberikan penjelasan terkait penyebab banjir serta langkah-langkah yang sedang dan akan ditempuh Wahdah Islamiyah dalam membantu warga terdampak.

Dalam keterangannya, Ustadz Fikrul menjelaskan bahwa kombinasi curah hujan tinggi dan air laut pasang menjadi faktor utama yang memperparah kondisi banjir.

“Banjir yang terjadi di Kota Padang beberapa hari ini, dan yang paling parah hari ini, Selasa 25 November 2025, disebabkan karena curah hujan yang cukup tinggi semalam, ditambah air laut yang sedang pasang sehingga air dari darat tidak mengalir ke laut. Akibatnya air tertahan dan mengakibatkan banjir,” jelasnya.

Ia menambahkan bahwa setelah air laut kembali surut pada pagi harinya, debit air dari sungai dan permukiman dapat mengalir dengan cepat ke laut. Hal ini membuat genangan di berbagai kawasan pemukiman masyarakat juga mulai surut.

Meski sejumlah titik terendam, Ustadz Fikrul menilai bahwa banjir tahun ini tidak separah tahun sebelumnya.

“Kalau kita menimbang dengan kejadian tahun lalu, bisa dikatakan untuk tahun ini jauh lebih sedikit risikonya. Tahun lalu ketinggian air sangat tinggi, sementara tahun ini tidak setinggi itu,” terangnya.

Menurutnya, tingginya curah hujan di wilayah Sumatera Barat memang menjadi kejadian berulang setiap tahun, terutama pada penghujung musim.

Saat ini, Wahdah Islamiyah Sumatera Barat terus mengerahkan dukungan bagi para relawan dan unsur pemerintah yang turun langsung di lapangan.

“Kita di Wahdah Islamiyah Sumbar masih membantu para relawan yang turun di lokasi bencana, juga pihak pemerintah untuk sama-sama menolong masyarakat yang terkena musibah,” ujar Ustadz Fikrul.

Ia juga mengungkapkan bahwa Wahdah Islamiyah berencana mendirikan Posko Hangat apabila dana bantuan masyarakat mencukupi. Posko tersebut ditujukan untuk memberikan layanan makanan dan minuman hangat bagi warga terdampak, terutama di titik banjir tahunan seperti Parak Jambak dan Danau Tunggul Hitam.

“Jika dana terkumpul, kami akan mengusahakan Posko Hangat di dekat titik banjir yang cukup parah. Titik-titik seperti Parak Jambak dan Danau Tunggul Hitam sudah menjadi langganan banjir setiap tahun,” ungkapnya.

Menutup pernyataan, Ustadz Fikrul menyampaikan doa dan harapannya agar langkah-langkah kebaikan ini dimudahkan oleh Allah Subhanahu Wa Ta’ala.

“Semoga Allah memberikan taufik kepada kita semua untuk langkah-langkah kebaikan ke depan,” tutupnya.

Laporan: Humas Wahdah

Leave a comment

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Artikel Palestina

Kolom

Taufan Al-Aqsa: Titik Balik Global dan Peluang Pembebasan Palestina

Ma’moun Fandy, professor ilmu politik di Georgetown University dan direktur London Global Strategy Institute, menulis di X pada 2/10/2025, “Gaza memang belum membebaskan Palestina dari...

Kolom

Dunia Gagal dalam Ujian Kelaparan di Gaza

Di Turki, ada ungkapan lama yang berbunyi: “Semoga Tuhan tidak menguji siapa pun dengan kelaparan.” Ungkapan ini lahir dari kesadaran akan betapa kejamnya...

ArtikelKolom

Muhammad al-Daif (Bag 1): Simbol Perlawanan Palestina yang Tak Tergoyahkan

Muhammad al-Daif adalah salah satu tokoh paling berpengaruh dalam sejarah perlawanan Palestina. Namanya bukan hanya dikenal di Gaza, tetapi juga di seluruh dunia...

ArtikelKolom

Narasi Kegagalan yang Diakui Sendiri oleh Elit Penjajah Israel

Dalam sejarah panjang konflik Palestina-Israel, pertempuran di Gaza selalu menjadi salah satu ujian terberat bagi Israel. Gaza, dengan segala keterbatasannya akibat blokade dan...

ArtikelKolom

Tufanul Aqsha: Gelombang Perlawanan untuk Kemerdekaan Tanah Palestina

Langit yang Berbisik tentang Perlawanan Gaza, sebuah wilayah kecil yang terjepit di antara Laut Mediterania dan perbatasan Israel, adalah tempat di mana harapan...

Program Penyaluran Bantuan

BeritaDonasiDonasi ProgramNasional

Gandeng Mitra Lokal, Laznas WIZ – KITA Palestina Distribusikan Bantuan Tunai Zakat ke Warga Gaza Utara

GAZA – Lembaga Amil Zakat Nasional (Laznas) Wahdah Inspirasi Zakat (WIZ) bersama...

BeritaDonasiDonasi ProgramNasional

Lewat WIZ dan KITA Palestina, Ratusan Warga Gaza Selatan Nikmati Iftar dari Donatur Indonesia

GAZA SELATAN — Senyum syukur merekah di wajah ratusan warga Gaza Selatan...

Edukasi PalestinaProgram

Keteguhan Rakyat Gaza Jadi Inspirasi ASN Pemkot Makassar Layani Masyarakat

MAKASSAR – Pemerintah Kota Makassar berikan perhatian khusus terkait Palestina. Penggalangan dana...

Related Articles

Normalisasi Pelanggaran, Wajah Baru Penjajahan di Al-Aqsa dan Puing-Puing di Tepi Barat

MASJID AL AQSA – Eskalasi di kompleks Masjid Al-Aqsa memasuki babak baru...

Pimpin Silatnas MUI 1447 H, Ustadz Zaitun Rasmin Serukan Ukhuwah Jadi Senjata Melawan Kezhaliman Global

JAKARTA – Silaturrahmi Nasional (Silatnas) Ormas Islam dan Halalbihalal Idulfitri 1447 H...

Komitmen Wahdah Islamiyah Sulawesi Tenggara Dukung Pembebasan Masjidil Aqsa dan Kemerdekaan Palestina

SULAWESI TENGGARA – Hubungan erat antara Indonesia dan Palestina bukanlah hal baru...

Hadiri Konferensi Pers Ulama: Ketua Umum Wahdah Islamiyah Serukan Penghentian Perang Secara Total dan Permanen

JAKARTA – Ustaz Dr. KH. Muhammad Zaitun Rasmin, Lc., MA, selaku Ketua...