BeritaNasional

Spirit Perjuangan Al-Aqsa (10): Ustadz Maulana La Eda Beberkan Keutamaan Baitul Maqdis dalam Perspektif Hadits

MAKASSAR – Baitul Maqdis memiliki keutamaan yang mulia, disebutkan dalam berbagai ayat Al-Qur’an dan hadis-hadis Nabi. Edukasi Palestina edisi ke 10 ini mengupas tentang keutamaan Baitul Maqdis dalam perspektif hadis, Jumat (3/1/2025).

Kegiatan ini dihadiri oleh 80 lebih peserta dari berbagai kalangan danj wilayah di Indonesia via Zoom Meeting, hadir sebagai pemateri Ustaz Dr. Maulana La Eda, Lc., M.A (Alumnus Hadits S1-S3 Universitas Islam Madinah dan Dosen STIBA Makassar).

Al-Quds adalah bagian dari Syam, wilayah yang terletak di timur Laut Mediterania, barat Sungai Eufrat, utara Gurun Arab dan sebelah selatan Pegunungan Taurus.

“Kalau penduduk Syam sudah rusak, maka tidak ada kebaikan bagi kalian. Akan senantiasa ada sekelompok dari umatku yang ditolong Allah, tidak akan membahayakan mereka orang yang membiarkan mereka sampai Kiamat tiba. Ada yang bertanya: Di mana mereka wahai Rasulullah? Beliau bersabda: Di Baitulmaqdis dan pinggiran Baitul Maqdis,” kata Ustaz Maulana mengutip hadis Nabi.

Kita ketahui bersama bahwa wilayah Syam dimana para Nabi dan Rasul diturunkan, menjadi tempat tinggal dan tujuan utama perjalanan mereka, serta menjadi Kiblat pertama Nabi Muhammad shallahu alaihi wasallam.

“Dari Sufyan (dimana) telah menceritakan padaku Abu Ishaq berkata: aku mendengar Al-Barra’ ra. berkata: Kami shalat bersama Rasulullah Saw. menghadap Baitul Maqdis, selama 16 atau 17 bulan lalu kami memindahkannya ke arah kiblat” (HR. Al-Bukhari).

Ustaz Maulana juga mengutip perkataan Ath-Tharifiy yang mengatakan: Tanah Syam yang paling utama adalah Palestina. Tidak akan jaya umat ini kecuali dengan kebaikan 3 negeri. Kerusakan perkara penduduk Syam menunjukkan rusaknya perkara umat ini.

Dosen STIBA Makassar tersebut menerangkan bahwa negeri yang palin banyak diwasiatkan Nabi setelah Makkah dan Madinah adalah Syam.

“Negeri yang paling banyak diwasiatkan Nabi agar ditempati setelah Makkah dan Madinah adalah negeri Syam, dan yang paling utama Palestina, dan yang paling utama Baitul Maqdis. Ibnul-‘Imad: Para sahabat bersepakat tentang fadilah tinggal di negeri Syam,” ungkapnya.

Selain keutamaan bumi Syam itu sendiri yang di dalamnya terdapat Baitul Maqdis, ternyata juga memiliki keutamaan jika kita shalat di dalamnya.

“Menyucikan dosa sebagaimana saat dilahirkan ibu, sebaik-baik orang yang salat salatnya di Baitul Maqdis, dan salat di dalamnya menyamai 250 salat di tempat lain,” terang Ustaz Maulana.

Di akhir materinya Ustaz Maulana mengajak kepada seluruh peserta agar terus mengikuti kegiatan edukasi Kepalestinaan seperti ini, karena hanya dengan ilmu lah, kita akan dapat mengetahui kedudukan dan kemulian suatu tempat serta keutamaan apa yang ada di dalamnya.

Komite Solidaritas Palestina sebagai lembaga kemanusian yang konsen pada perjuangan kemerdekaan palestina terus melakukan berbagai aksi nyata dalam membantu saudara-saudara kita (aktif dalam berbagai program Dapur Umum, Paket Sembako dan Buah, Bantuan Pakaian, Kebutuhan Air Bersih dan Daging Qurban). Yuk bantu saudara kita di Palestina. DONASI PALESTINA

DOWNLOAD MATERI HADITS-HADITS KEUTAMAAN BAITUL MAQDIS

Laporan: Media KITA Palestina

Leave a comment

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Artikel Palestina

ArtikelKolom

Genosida Gaza: Antara Debu, Darah dan Doa

Di banyak tempat di dunia, air adalah simbol kehidupan. Namun di Gaza hari ini, mencari air justru bisa berarti mempertaruhkan nyawa. Pada 17...

Kolom

Taufan Al-Aqsa: Titik Balik Global dan Peluang Pembebasan Palestina

Ma’moun Fandy, professor ilmu politik di Georgetown University dan direktur London Global Strategy Institute, menulis di X pada 2/10/2025, “Gaza memang belum membebaskan Palestina dari...

Kolom

Dunia Gagal dalam Ujian Kelaparan di Gaza

Di Turki, ada ungkapan lama yang berbunyi: “Semoga Tuhan tidak menguji siapa pun dengan kelaparan.” Ungkapan ini lahir dari kesadaran akan betapa kejamnya...

ArtikelKolom

Muhammad al-Daif (Bag 1): Simbol Perlawanan Palestina yang Tak Tergoyahkan

Muhammad al-Daif adalah salah satu tokoh paling berpengaruh dalam sejarah perlawanan Palestina. Namanya bukan hanya dikenal di Gaza, tetapi juga di seluruh dunia...

ArtikelKolom

Narasi Kegagalan yang Diakui Sendiri oleh Elit Penjajah Israel

Dalam sejarah panjang konflik Palestina-Israel, pertempuran di Gaza selalu menjadi salah satu ujian terberat bagi Israel. Gaza, dengan segala keterbatasannya akibat blokade dan...

Related Articles

Wahdah Islamiyah Tegaskan Komitmen Dukung Ekosistem Ekonomi Syariah Nasional di Forum SELF 2026

JAKARTA — Wahdah Islamiyah menegaskan komitmennya dalam mendukung penguatan ekosistem ekonomi syariah...

MUI Desak Pemerintah Segara Selamatkan 9 Aktivis Kemanusiaan dari Penculikan Israel

JAKARTA – Majelis Ulama Indonesia (MUI), ormas Islam dan lembaga-lembaga filantropi nasional...

Kementerian Kesehatan Palestina: 871 Warga Gugur di Gaza Sejak Gencatan Senjata

Kementerian Kesehatan Palestina mengumumkan pada Minggu bahwa enam warga gugur dan 19...