Puisi

Puisi: Suara Hati Anak-Anak Palestina

puisi tentang anak palestina
puisi tentang anak palestina

SUARA HATI ANAK-ANAK PALESTINA

Oleh: Naila Yumna Salsabila

Aku iri denganmu…

Ketika kau terbangun oleh suara merdu Ibumu,

Disuguhi sepiring roti dan susu

Kemudian sebuah bus menjemputmu menuju tempat menimba ilmu.

Sedangkan kami?

Kemana Ibuku?

Dimana Ayahku?

Dan pagi yang seharusnya penuh canda tawa adik-adikku?

Fajar kami hanya disambut suara rudal dan peluru.

Atau sirine ambulance yang datang menjemput tangis anak-anak mencari ibu.

Bahkan sang surya takut menampakkan diri, tersenyum padaku.

Ah, sungguh aku iri

Kau punya tempat mengadu yang terkadang tak kau syukuri

Yang menyambutmu sepulang bermain

Dan seorang ayah, yang mengantarmu sekolah

Namun, kenapa mereka menyakiti ibuku?

Menembak ayahku?

Kenapa mereka terjunkan rudal untuk mengambil teman-temanku?

Merampas tanahku,

Tempat ibadahku.

Kemanakah keadilan itu?

Kenapa kami tak diberikan hak yang diberikan padamu?

Apakah hanya karena kami anak-anak Palestina?

Atau…

Apakah karena kami menganut agama yang berbeda? S

iangmu dipenuhi canda tawa,

Bermain, bersuka ria,

Sedang kami, adakah kesempatan bagi kami untuk tak menangis barang sebentar saja?

Pemandangan kami hanya jet-jet yang berlalu lalang,

Yang selalu kau kagumi, ketika pesawat-pesawat itu melintas di langitmu yang penuh awan.

Dan kemanakah langit kami yang biru?

Ketahuilah, mereka telah menyulapnya menjadi kelabu,

Mengusir sang mentari yang selalu ada di buku gambarmu.

Dan, lihatlah…

Sungai kami merah,

Tanah kami penuh pertumpahan darah

Bukankah dunia penuh ketidak-adilan?

Tapi tenang saja, kami yakin, kami akan menang.

Islam akan menang.

Tolong kami, meski hanya dengan do’a.

Berikanlah padaku kertas bekas kapal-kapal-anmu

Aku ingin menulis surat pada Ibu

Bahwa aku merindukannya,

Sangat merindukannya

Dan ingin bertanya,

Apakah bertemu ayah di surga?

Apakah bertemu adik, juga teman-temanku di sana?

Sungguh… Aku … menginginkan mereka…

Leave a comment

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

Related Articles

Puisi

Puisi: Gaza Yang Sendiri

Sepi Di tengah sorak Sorai Berderai Bukan air mata Hanya darah Tubuh...

Puisi

Puisi: Gaza Penuh Pengorbanan

Kucicipi air mata Gaza  Rasa manis bagai Telaga surga  Yang menjelma dan...

Puisi: Kita dan Palestina
Puisi

Puisi: Kita dan Palestina

KITA & PALESTINA Oleh: Muhammad Ikhwan Jalil Ingatlah Palestina Kenanglah Baitul Maqdis...

kondisi anak-anak gaza
Puisi

Puisi: Gaza Yang Sendiri

Sepi Di tengah sorak Sorai Berderai Bukan air mata Hanya darah Tubuh...