BeritaInternasional

Masuki Hari ke-298 Korban Genosida di Gaza Terus Bertambah, 39.324 Gugur dan 90.830 Terluka

GAZA – Kementerian Kesehatan Palestina mengumumkan bahwa penjajah Israel Israel melakukan 3 pembantaian terhadap keluarga di Jalur Gaza, termasuk 66 orang syahid dan 241 orang luka-luka di rumah sakit selama 24 jam terakhir.

Kementerian Kesehatan mengkonfirmasi bahwa jumlah korban agresi telah meningkat menjadi 39.324 orang yang tewas dan 90.830 orang terluka sejak tanggal 7 Oktober lalu.

“Masih ada sejumlah korban di bawah reruntuhan dan di jalan, dan ambulans serta kru pertahanan sipil tidak dapat menjangkau mereka,” ungkap Kementerian Kesehatan dikutip dari Pusat Informasi Palestina, Selasa (30/7/2024).

Sementara itu, Kantor PBB untuk Koordinasi Urusan Kemanusiaan, OCHA, mengatakan bahwa 9% penduduk Jalur Gaza mengungsi selama seminggu terakhir saja karena perintah evakuasi Israel.

OCHA menjelaskan bahwa 29.000 orang mengungsi ke daerah yang diperintahkan tentara penjajah Israel Israel untuk dievakuasi kemarin, Minggu (di wilayah selatan Khan Yunis). Itu diikuti oleh perintah pengungsian lainnya dari kamp Bureij di Jalur Gaza tengah.

Pengungsian yang berulang-ulang membuat warga sipil kehilangan kemampuan untuk bertahan hidup secara bermartabat.

OCHA sebagai mitra PBB di bidang kemanusiaan memperkirakan lebih dari 190.000 warga Palestina telah mengungsi minggu ini dari Khan Yunis dan Deir al-Balah sejak perintah evakuasi dikeluarkan Senin lalu. Ratusan lainnya masih terdampar di timur Khan Yunis seiring berlanjutnya invasi Israel ke wilayah tersebut.

Sejak 7 Oktober lalu, pasukan penjajah Israel Israel telah melancarkan perang dahsyat di Jalur Gaza, yang mengakibatkan puluhan ribu orang mati syahid, terluka dan hilang, ditambah lagi dua juta orang mengungsi dan kehancuran rumah dan infrastruktur yang sangat luas.

Yang berdampak pada lebih dari 70% bangunan, dengan pengepungan yang ketat dan krisis kemanusiaan yang menyesakkan. Dan kelaparan yang belum pernah terjadi sebelumnya, terutama di Gaza dan bagian utaranya.

Sumber: Palinfo

Leave a comment

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Artikel Palestina

ArtikelKolom

Genosida Gaza: Antara Debu, Darah dan Doa

Di banyak tempat di dunia, air adalah simbol kehidupan. Namun di Gaza hari ini, mencari air justru bisa berarti mempertaruhkan nyawa. Pada 17...

Kolom

Taufan Al-Aqsa: Titik Balik Global dan Peluang Pembebasan Palestina

Ma’moun Fandy, professor ilmu politik di Georgetown University dan direktur London Global Strategy Institute, menulis di X pada 2/10/2025, “Gaza memang belum membebaskan Palestina dari...

Kolom

Dunia Gagal dalam Ujian Kelaparan di Gaza

Di Turki, ada ungkapan lama yang berbunyi: “Semoga Tuhan tidak menguji siapa pun dengan kelaparan.” Ungkapan ini lahir dari kesadaran akan betapa kejamnya...

ArtikelKolom

Muhammad al-Daif (Bag 1): Simbol Perlawanan Palestina yang Tak Tergoyahkan

Muhammad al-Daif adalah salah satu tokoh paling berpengaruh dalam sejarah perlawanan Palestina. Namanya bukan hanya dikenal di Gaza, tetapi juga di seluruh dunia...

ArtikelKolom

Narasi Kegagalan yang Diakui Sendiri oleh Elit Penjajah Israel

Dalam sejarah panjang konflik Palestina-Israel, pertempuran di Gaza selalu menjadi salah satu ujian terberat bagi Israel. Gaza, dengan segala keterbatasannya akibat blokade dan...

Related Articles

Penjajah Israel Terus Hancurkan Puluhan Fasilitas Komersial dan Industri Milik Warga Palestina

YERUSALEM – Pasukan pendudukan Israel pada Senin malam (11/5/2026) melanjutkan pembongkaran puluhan...

Wahdah Islamiyah Rilis Logo Muktamar V: Simbol Persatuan, Ketangguhan dan Visi Global

JAKARTA – Organisasi massa Islam Wahdah Islamiyah tengah memantapkan langkah menuju perhelatan...

Ribuan Anak Gaza yang Lenyap di Tengah Genosida dan Rumah yang Menjadi Kuburan Massal

GAZA — Di depan puing-puing rumahnya yang hancur di Jalur Gaza, Majdal...