BULUKUMBA – Puluhan ribu kader Wahdah Islamiyah menyerukan rasa kepedulian terhadap Palestina di Tabligh Akbar Nasional dan Silaturahmi Syawal 1447 H yang bertempat di Masjid Islamic Center Dato Tiro, Bulukumba pada Ahad, 5 April 2026 M/16 Syawal 1447 H dan melalui Zoom Meeting.
Hadir secara offline Pimpinan Umum Wahdah Islamiyah, Dr. K.H. Muhammad Zaitun Rasmin, Lc., M.A., Sekjen Wahdah Islamiyah, Ustadz Syaibani Mujiono, Ketua Dewan Syuro, Ustadz Ikhwan Jalil, Ketua Dewan Syariah, Ustadz Muhammad Yusran Anshar, Ketua Dewan Pengawas Keuangan, Prof Hamid Habbe berserta sejumlah pengurus DPP, DPW Sulsel dan DPD se-Sulawesi Selatan.

Ustadz Zaitun Rasmin dalam orasinya menekankan pentingnya ketakwaan dan loyalitas umat Islam dalam menghadapi berbagai persoalan global yang dihadapi umat saat ini.
“Menghadapi masalah global dan tantangan nasional pertama tentang ketaqwaan dan kedua tentang loyalitas. Ketaqwaan bagaimana nilai Islam kita hidupkan dalam diri kita. Kalau lihat Al-Qur’an dan hadits menyoroti sifat orang bertaqwa pada nilai Islam yang hidup pada dirinya. Minimal pertemuan seperti kita menunjukkan kepedulian kita terhadap Palestina, kalau tidak dimana nilai kita di hadapan Allah,” ungkapnya di hadapan ribuan jamaah.

Turut hadir Pemerintah Kabupaten Bulukumba, di antaranya Wakil Bupati Bulukumba, H. Andi Edy Manaf, S.Sos, Ketua Tim Penggerak PKK Ir. Herfida Muchtar Istri Wakil Bupati Bulukumba, Hj. Ira Kasuara Hasyim Istri Wakil Bupati Bantaeng beserta sejumlah pejabat daerah lainnya.
“Wahdah adalah salah satu organisasi yang begitu perhatian kepada pemerintah Kabupaten Bulukumba. Keberadaan Wahdah di Bulukumba memberikan kontribusi di bidang pendidikan, sosial masyarakat, bahkan persoalan Palestina dan secara khusus masyarakat Bulukumba,” ungkap Andi Edy Manaf selaku Wakil Bupati Bulukumba saat memberikan sambutannya.

Ketua Tim Penggerak PKK Kabupaten Bulukumba, Ir. Herfida Muchtar, menyampaikan apresiasi atas terselenggaranya kegiatan tersebut yang dinilai memberikan manfaat besar bagi masyarakat, terlebih karena berlangsung di bulan Syawal yang identik dengan silaturahmi.
“Alhamdulillah Tabligh Akbar ini menurut saya dan dalam hal ini selaku Ketua PKK Bulukumba adalah kegiatan yang luar biasa, apalagi di suasana bulan Syawal. Pertemuan tablig akbar ini bukan hanya mengumpulkan Wahdah Islamiyah se-Sulawesi Selatan, tetapi kita bisa menarik hikmah bahwa kita muslim dan muslimah disatukan dalam satu wadah yaitu tabligh akbar,” ujarnya.
Ustadz Yusran Anshar juga menegaskan bahwa kemenangan yang sejati seharusnya di miliki oleh setiap muslim dan itu bisa terjadi ketika kita mampu membebaskan Masjidil Aqsa dari cengkraman penjajah Israel.
“Secara individu, mungkin masing-masing kita menjadi pemenang. Namun secara kolektif, umat Islam bukan pemenang karena di Ramadhan lalu Masjidil Aqsa ditutup oleh penjajah. Semoga kita bisa menjadi pemenang baik secara individu maupun sebagai umat Islam di waktu yang akan datang,” pungkas Ketua Dewan Syariah Wahdah Islamiyah tersebut.

Tabligh Akbar Nasional dan Silaturahmi Syawal ini selain diikuti langsung sekitar 10 ribu jamaah di lokasi, kegiatan ini juga disaksikan oleh puluhan ribu peserta secara virtual melalui Zoom, YouTube, serta ratusan titik nonton bareng (nobar) di berbagai daerah di Indonesia.
“Di tengah kegembiraan silaturahmi hari ini, sisipkan simpati dan untaian doa panjang serta khusyuk mendoakan saudara-saudara kita di Palestina,” pesan Ustaz Ikhwan Jalil selaku Ketua Dewan Syuro Wahdah Islamiyah.
Laporan: Media UZR
Leave a comment