BeritaInternasional

Ustadz Zaitun Rasmin Sebut Pembantaian Zionis Israel di Rafah Sebagai Holokaus Abad 21

JAKARTA – Kordinator Aksi Bermilyar Dukungan untuk Gaza dan Palestina KH Muhammad Zaitun Rasmin menyatakan bahwa aksi ini sebagai respon pembantaian Israel di Gaza yang telah berlangsung lebih dari 8 bulan, bahkan sejak tahun 1948.

“Kebrutalannya sudah di luar nalar. Mengabaikan resolusi-resolusi PBB; keputusan Mahkamah Pidana Internasional (ICC), Mahkamah Internasional (ICJ); dan 7 kali menolak gencatan senjata,” dalam pernyataan resmi ARI-BP yang dibacakan Ustaz Zaitun, pada hari Ahad (9/6/24) di Silang Monas, Jakarta.

ARI-BP juga menyebut kebrutalan dan ketidakwarasan Zionis Israel benar-benar sudah di luar nalar dan telah mengabaikan resolusi- resolusi PBB, keputusan Mahkamah Pidana Internasional (ICC) dan Mahkamah Internasional (ICJ).

“Kami mengutuk sekeras-kerasnya Zionis Israel atas kejahatan Holokaus abad ke-21 terhadap bangsa Palestina, khususnya di Jalur Gaza, begitu juga di Tepi Barat dan Palestina-1948. Kami tidak akan melupakan dan tidak akan memaafkan kejahatan besar Zionis Israel untuk selama-lamanya,” terangnya.

Jadi, harus pakai cara apa lagi kalau bukan pengiriman bantuan militer kesana?

“Ini merupakan amanah UUD 1945 untuk menghilangkan penjajahan di muka bumi karena tidak sesuai dengan perikemanusiaan dan perikeadilan,” tegas Ustaz Zaitun.

“Kita mendukung dan mendesak pemerintah Indonesia agar secepatnya memprakarsai dan mengajak negara-negara lain, khususnya anggota OKI untuk mengirimkan bantuan militer,” tambahnya.

Dalam putusan Ijtima Ulama Komisi Fatwa MUI baru-baru ini di Bangka Belitung memento pemerintah Indonesia mengirimkan bantuan Militer ke Palestina.

Aksi bela Palestina ini diikuti ratusan ribu peserta dari berbagai kota. Sebagiannya bahkan datang dari luar Jakarta seperti Bogor, Bekasi, hingga Bandung dan Serang, Banten.

Komite Solidaritas Palestina dan Wahdah Islamiyah yang juga menjadi bagian dari aksi tersebut juga mengadakan aksi di Gorontalo, Sulawesi Tenggara, Kalimantan Utara, Kalimantan Timur, Sulawesi Barat dan Tengah serta di Jakarta.

Memasuki hari ke 246 serangan Israel di Gaza telah merenggut 36.654 syahid dan 83.309 orang terluka sejak tanggal 7 Oktober lalu.

Laporan: Muh Akbar
(Media KITA Palestina)

Leave a comment

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

Related Articles

BeritaInternasional

Prof Din Syamsuddin: Atlet Indonesia Diminta Tolak Tanding Lawan Israel di Olimpiade Paris

JAKARTA – Aksi Solidarity Day menolak keikutsertaan Israel pada ajang Olimpiade Paris 2024...

BeritaInternasionalNasional

KITA Palestina dan WIZ bersama Mitra Lokal Gaza Buka Layanan Dapur Umum untuk Warga Pengungsi

GAZA – Dalam rangka menyambut momen Muharram, Komite Solidaritas (KITA) Palestina dan...

BeritaInternasionalNasional

Aksi Sport Solidarity Day, Ustadz Zaitun Rasmin: Tolak Negara Penjajah Israel Ikut Jadi Peserta Olimpiade Paris 2024

JAKARTA – Olimpiade Paris 2024 yang seharusnya menjunjung tinggi sportivitas dan solidaritas,...

BeritaInternasionalNasional

Ribuan Massa Aksi Sport Solidarity Day Serukan Penolakan Israel Ikut Olimpiade Paris 2024

JAKARTA – Ribuan Massa yang tergabung dalam Aliansi Rakyat Indonesia Bela Palestina...