Kamis , 26 Februari 2026
BeritaInternasional

UNRWA: Ribuan Pengungsi Gaza Menyongsong Musim Dingin Tanpa Tempat Berlindung yang Layak

Badan Bantuan dan Pekerjaan Perserikatan Bangsa-Bangsa untuk Pengungsi Palestina (UNRWA) memperingatkan pada Rabu bahwa ribuan warga yang terpaksa mengungsi di Jalur Gaza kesulitan menemukan tempat berlindung aman menjelang gelombang dingin baru. Situasi ini makin memperburuk krisis kemanusiaan yang telah berlangsung selama dua tahun akibat serangan Israel.

Dalam unggahannya di platform X, UNRWA menjelaskan bahwa puluhan ribu pengungsi kini hanya bernaung di bawah tenda darurat yang rapuh menghadapi hujan dan angin dingin. Badan tersebut menegaskan perlunya pasokan bahan bangunan serta bantuan dasar secara cepat untuk melindungi warga, terutama kelompok rentan.

79.000 Pengungsi Padati 85 Penampungan

UNRWA mengungkapkan lebih dari 79.000 orang terlantar saat ini tinggal di 85 tempat penampungan yang dikelolanya di seluruh Jalur Gaza. Kondisi kemanusiaan di lokasi-lokasi tersebut memburuk dengan cepat seiring datangnya musim dingin, yang menambah risiko bagi anak-anak, perempuan, dan para lansia.

Di sisi lain, Juru Bicara Sekretaris Jenderal PBB, Stéphane Dujarric, memperingatkan pada Selasa malam bahwa ribuan keluarga terlantar kini menghadapi ancaman banjir di dalam tempat penampungan yang sudah rusak. Ia menyebut para penghuni sebagai kelompok yang “sangat rentan” karena cuaca ekstrem, sementara pembatasan yang diberlakukan Israel terus menghambat pengiriman bantuan penting.

Badai dan Banjir Seret Ribuan Pengungsi ke Situasi Lebih Sulit

Hujan deras yang menyertai badai di Jalur Gaza pada Selasa menyebabkan puluhan tenda terendam banjir di wilayah Al-Mawasi, Khan Younis. Insiden ini kembali memicu peringatan akan meluasnya bencana kemanusiaan di wilayah yang telah porak-poranda sejak agresi dua tahun terakhir.

Gaza kini menghadapi kesenjangan perumahan yang sangat besar. UNRWA dan badan-badan PBB lainnya memperkirakan bahwa warga membutuhkan sekitar 300.000 tenda serta unit rumah prefabrikasi sebagai hunian darurat, mengingat infrastruktur dan fasilitas sipil telah hancur di seluruh wilayah.

Di tengah gempuran cuaca dan krisis yang tak kunjung mereda, ribuan keluarga hanya bisa bertahan dalam tenda-tenda basah dan bergetar oleh angin malam sebuah potret getir dari kehidupan yang direbut oleh perang dan ketidakpastian.

Sumber: Palinfo

Leave a comment

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Artikel Palestina

Kolom

Taufan Al-Aqsa: Titik Balik Global dan Peluang Pembebasan Palestina

Ma’moun Fandy, professor ilmu politik di Georgetown University dan direktur London Global Strategy Institute, menulis di X pada 2/10/2025, “Gaza memang belum membebaskan Palestina dari...

Kolom

Dunia Gagal dalam Ujian Kelaparan di Gaza

Di Turki, ada ungkapan lama yang berbunyi: “Semoga Tuhan tidak menguji siapa pun dengan kelaparan.” Ungkapan ini lahir dari kesadaran akan betapa kejamnya...

ArtikelKolom

Muhammad al-Daif (Bag 1): Simbol Perlawanan Palestina yang Tak Tergoyahkan

Muhammad al-Daif adalah salah satu tokoh paling berpengaruh dalam sejarah perlawanan Palestina. Namanya bukan hanya dikenal di Gaza, tetapi juga di seluruh dunia...

ArtikelKolom

Narasi Kegagalan yang Diakui Sendiri oleh Elit Penjajah Israel

Dalam sejarah panjang konflik Palestina-Israel, pertempuran di Gaza selalu menjadi salah satu ujian terberat bagi Israel. Gaza, dengan segala keterbatasannya akibat blokade dan...

ArtikelKolom

Tufanul Aqsha: Gelombang Perlawanan untuk Kemerdekaan Tanah Palestina

Langit yang Berbisik tentang Perlawanan Gaza, sebuah wilayah kecil yang terjepit di antara Laut Mediterania dan perbatasan Israel, adalah tempat di mana harapan...

Program Penyaluran Bantuan

Edukasi PalestinaProgram

Keteguhan Rakyat Gaza Jadi Inspirasi ASN Pemkot Makassar Layani Masyarakat

MAKASSAR – Pemerintah Kota Makassar berikan perhatian khusus terkait Palestina. Penggalangan dana...

BeritaDonasiDonasi ProgramNasional

Menembus Isolasi Al-Zaytoun: KITA Palestina dan Wahdah Inspirasi Zakat Salurkan Bantuan Pangan di Kota Gaza

GAZA — Di bawah bayang-bayang reruntuhan lingkungan Al-Zaytoun, Kota Gaza, sebuah pemandangan...

BeritaDonasiDonasi ProgramNasional

Masyarakat Indonesia dan Mitra Lokal Salurkan Air Bersih untuk Warga Gaza di Tengah Krisis Kemanusiaan

GAZA — Kondisi kebutuhan air bersih di Jalur Gaza semakin mengkhawatirkan. Menurut...

BeritaDonasiDonasi ProgramNasional

Bantuan Kemanusiaan dari Pemprov Sulsel Bersama Wahdah Islamiyah dan Garda Care Tiba di Desa Babo Aceh Tamiang

ACEH TAMIANG – Bantuan kemanusiaan yang dikirimkan oleh Pemerintah Provinsi Sulawesi Selatan,...

BeritaDonasiDonasi ProgramNasional

Bantuan Gandum dari Indonesia Tiba di Gaza, Truk Berhasil Melintasi Pintu Rafah di Mesir

GAZA – Upaya kemanusiaan masyarakat Indonesia kembali berhasil menembus blokade. Sebuah truk...

Related Articles

Ramadan di Balik Jeruji: Tahanan Palestina Dilarang Berpuasa Tepat Waktu di Penjara Ofer

RAMALLAH — Komisi Urusan Tahanan dan Mantan Tahanan Palestina mengungkap bahwa administrasi...

Penjajah Israel Gencarkan Serangan ke Gaza di Awal Ramadan

GAZA – Seorang pria Palestina gugur syahid pada Rabu (18/2) di Khan...

Penuh Haru! Dai Wahdah Islamiyah Bimbing Satu Keluarga di Pelosok Banggai Masuk Islam

BANGGAI – Sebuah momen menyentuh hati terjadi di Dusun Tombiobong, Desa Maleo...