GAZA UTARA — Alhamdulillah, dapur kemanusiaan yang digerakkan Wahdah Inspirasi Zakat (WIZ) bersama KITA Palestina kembali beroperasi di tengah kondisi yang semakin memprihatinkan di Gaza. Distribusi kali ini difokuskan di Kamp Abu Marahil dan Kamp Al-Hurriya, dua area pengungsian yang menampung ribuan warga yang kehilangan rumah akibat eskalasi serangan.
Lebih dari 1.600 warga, termasuk anak-anak dan lansia, menerima bantuan makanan hangat yang dimasak langsung di Gaza Utara. Proses distribusi dilakukan oleh tim relawan lokal yang terus bekerja meski situasi keamanan tidak menentu. Mereka memasak dalam jumlah besar untuk memastikan para pengungsi tetap mendapatkan asupan makanan setiap hari.

Kondisi di lapangan masih sangat darurat. Warga mengalami kelaparan berkepanjangan, minim akses air bersih, serta kekurangan pakaian layak akibat blokade yang terus berlanjut dan rusaknya infrastruktur. Tenda-tenda pengungsian tidak mampu melindungi sepenuhnya dari cuaca dingin dan debu reruntuhan bangunan.
Syekh Mundzir, perwakilan mitra lokal di Gaza, menyampaikan rasa terima kasih yang mendalam kepada masyarakat Indonesia.
“Alhamdulillah, bantuan ini sangat berarti bagi warga. Mereka masih menderita kekurangan makanan, air, dan pakaian. Kami berterima kasih kepada saudara-saudara Indonesia yang selalu mendukung rakyat Palestina,” ujarnya, Senin (17/11/2025).

Program dapur kemanusiaan ini menjadi bukti bahwa kepedulian masyarakat Indonesia terus mengalir, meski jarak sangat jauh. WIZ berharap distribusi makanan dapat terus berlanjut agar warga Gaza tetap memiliki kekuatan menghadapi krisis kemanusiaan yang tak kunjung mereda.
Sementara itu, Ketua KITA Palestina, Ustaz Syaibani Mujiono, menyampaikan harapannya agar donasi terus digalang untuk mendukung saudara-saudara di Palestina yang membutuhkan uluran tangan.
Ia menegaskan bahwa setiap bantuan yang diberikan sangat berarti bagi mereka yang sedang berjuang menghadapi krisis kemanusiaan.

“Kita berupaya agar sinergi antara berbagai pihak, diharapkan bantuan ini dapat meringankan beban rakyat Gaza dan menjadi bentuk nyata solidaritas umat Islam terhadap saudara-saudara mereka yang sedang mengalami kesulitan,” kata Ustaz Syaibani.
Komite Solidaritas Palestina dan Wahdah Inspirasi Zakat terus konsen pada perjuangan kemerdekaan palestina, aktif dalam berbagai program Dapur Umum, Paket Sembako dan Buah, serta membangun kembali Masjid yang runtuh.
Laporan: Media KITA Palestina
Leave a comment