Sabtu , 28 Februari 2026
BeritaInternasional

Drone Penjajah Israel Serang Pos Polisi Palestina di Tepi Barat, Enam Orang Tewas

Setidaknya enam orang tewas akibat serangan terpisah drone Israel terhadap pos polisi Palestina di Jalur Gaza dan Khan Younis. Serangan itu terjadi antara Kamis (26/2/2026) malam dan Jumat (27/2) dini hari.

Melansir Al Jazeera, keenam korban tewas diidentifikasi sebagai rakyat Palestina. Sebanyak empat korban berasal dari al-Mawasi, Khan Younis. Sementara dua lainnya berasal dari Jalur Gaza bagian tengah dekat kamp pengungsi Bureij.

Selain membunuh enam warga Palestina, serangan drone Israel itu juga menyebabkan sejumlah warga lainnya mengalami luka-luka. Beberapa korban luka akibat serangan itu dilaporkan dalam keadaan kritis.

Dua serangan drone dilancarkan Israel secara terpisah. Keduanya sama-sama menargetkan pos polisi Palestina, yakni pos pemeriksaan di persimpangan al-Maslakh, al-Mawasi di Khan Younis dan pos polisi dekat pintu masuk kamp pengungsi Bureij di Gaza bagian tengah.

Serangan drone mematikan itu dikecam Hamas. Mereka menyebut serangan itu sebagai perusak upaya mediator selama fase gencatan senjata.

Hamas juga menyebut Israel telah secara terus menerus melakukan pelanggaran kesepakatan gencatan hampir tiap hari sejak tercapainya kesepakatan pada 10 Oktober 2025 lalu.

Menanggapi korban jiwa yang terus berjatuhan di tengah kesepakatan gencatan senjata, Juru bicara Hamas Hazem Qassem menyebut bahwa hal ini mencerminkan “pengabaian terang-terangan pendudukan Zionis terhadap upaya para mediator”. Qassem juga menyebut Israel melakukan “pengabaian total terhadap Board of Peace dan perannya”.

Qassem juga mempertanyakan mengapa Israel bisa terus melangsungkan serangan mematikan kepada warga Palestina. Menurutnya hal ini menunjukkan bahwa komitmen penghentian konflik yang dibicarakan banyak negara tak menghasilkan terobosan konkret di lapangan.

“Pembicaraan negara-negara penjamin tentang penghentian perang tidak memiliki substansi nyata di lapangan,” katanya dalam sebuah pernyataan.

Jurnalis Al Jazeera, Tareq Abu Azzoum, melaporkan bahwa situasi berdarah di Gaza terus berlangsung kendati kesepakatan gencatan senjata telah tercapai.

“Israel telah memperjelas bahwa Israel tidak akan bertanggung jawab untuk mengatur kembali sisa-sisa kehidupan di Gaza,” kata Azzoum dalam laporannya.

“Itulah mengapa kita dapat melihat bahwa segala bentuk pemulihan layanan [publik] sebelumnya, termasuk kepolisian … akan digagalkan,” tambahnya.

Sumber: Al Jazeera

Leave a comment

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Artikel Palestina

Kolom

Taufan Al-Aqsa: Titik Balik Global dan Peluang Pembebasan Palestina

Ma’moun Fandy, professor ilmu politik di Georgetown University dan direktur London Global Strategy Institute, menulis di X pada 2/10/2025, “Gaza memang belum membebaskan Palestina dari...

Kolom

Dunia Gagal dalam Ujian Kelaparan di Gaza

Di Turki, ada ungkapan lama yang berbunyi: “Semoga Tuhan tidak menguji siapa pun dengan kelaparan.” Ungkapan ini lahir dari kesadaran akan betapa kejamnya...

ArtikelKolom

Muhammad al-Daif (Bag 1): Simbol Perlawanan Palestina yang Tak Tergoyahkan

Muhammad al-Daif adalah salah satu tokoh paling berpengaruh dalam sejarah perlawanan Palestina. Namanya bukan hanya dikenal di Gaza, tetapi juga di seluruh dunia...

ArtikelKolom

Narasi Kegagalan yang Diakui Sendiri oleh Elit Penjajah Israel

Dalam sejarah panjang konflik Palestina-Israel, pertempuran di Gaza selalu menjadi salah satu ujian terberat bagi Israel. Gaza, dengan segala keterbatasannya akibat blokade dan...

ArtikelKolom

Tufanul Aqsha: Gelombang Perlawanan untuk Kemerdekaan Tanah Palestina

Langit yang Berbisik tentang Perlawanan Gaza, sebuah wilayah kecil yang terjepit di antara Laut Mediterania dan perbatasan Israel, adalah tempat di mana harapan...

Program Penyaluran Bantuan

BeritaDonasiDonasi ProgramNasional

Lewat WIZ dan KITA Palestina, Ratusan Warga Gaza Selatan Nikmati Iftar dari Donatur Indonesia

GAZA SELATAN — Senyum syukur merekah di wajah ratusan warga Gaza Selatan...

Edukasi PalestinaProgram

Keteguhan Rakyat Gaza Jadi Inspirasi ASN Pemkot Makassar Layani Masyarakat

MAKASSAR – Pemerintah Kota Makassar berikan perhatian khusus terkait Palestina. Penggalangan dana...

BeritaDonasiDonasi ProgramNasional

Menembus Isolasi Al-Zaytoun: KITA Palestina dan Wahdah Inspirasi Zakat Salurkan Bantuan Pangan di Kota Gaza

GAZA — Di bawah bayang-bayang reruntuhan lingkungan Al-Zaytoun, Kota Gaza, sebuah pemandangan...

BeritaDonasiDonasi ProgramNasional

Masyarakat Indonesia dan Mitra Lokal Salurkan Air Bersih untuk Warga Gaza di Tengah Krisis Kemanusiaan

GAZA — Kondisi kebutuhan air bersih di Jalur Gaza semakin mengkhawatirkan. Menurut...

BeritaDonasiDonasi ProgramNasional

Bantuan Kemanusiaan dari Pemprov Sulsel Bersama Wahdah Islamiyah dan Garda Care Tiba di Desa Babo Aceh Tamiang

ACEH TAMIANG – Bantuan kemanusiaan yang dikirimkan oleh Pemerintah Provinsi Sulawesi Selatan,...

Related Articles

Lewat WIZ dan KITA Palestina, Ratusan Warga Gaza Selatan Nikmati Iftar dari Donatur Indonesia

GAZA SELATAN — Senyum syukur merekah di wajah ratusan warga Gaza Selatan...

Ramadan di Balik Jeruji: Tahanan Palestina Dilarang Berpuasa Tepat Waktu di Penjara Ofer

RAMALLAH — Komisi Urusan Tahanan dan Mantan Tahanan Palestina mengungkap bahwa administrasi...

Penjajah Israel Gencarkan Serangan ke Gaza di Awal Ramadan

GAZA – Seorang pria Palestina gugur syahid pada Rabu (18/2) di Khan...