Nasional

Banyak Rumah Sakit yang Hancur dan Berhenti Beroprasi di Gaza, TNI Segera Kirim Kapal RS

TNI Segera Kirim Kapal RS ke Laut Gaza

JAKARTA, kitapalestina.com — Banyaknya prasarana yang hancur, seperti rumah sakit dan sekolah akibat serangan Israel ke Gaza tidak menyurutkan semangat Negara-Negara pendukung Palestina tuk membantu. Serangan yang sudah memasuki fase sebulan ini telah banyak merobohkan rumah sakit, sekolah hingga rumah ibadah. Ribuan korban jiwa menyayat perasaan siapa saja yang masih punya hati. Wajah Gaza di Palestina yang kini berubah, tidak mengubah semangat juang para rakyat Palestina untuk Merdeka dan mempertahankan tanah air mereka.

Sudah masuk sebulan serangan Israel ke Gaza, Palestina. Banyaknya rumah sakit yang hancur dan berhenti beroprasi, mengetuk hati Kementrian pertahanan RI untuk mengirim Kapal Rumah sakit untuk Gaza.

Menteri Pertahanan Prabowo Subianto mengatakan TNI akan mengirim kapal rumah sakit (RS) untuk membantu warga Palestina.
Kapal RS itu akan bersiaga di perairan sekitar Gaza.

“TNI siap mengirim kapal rumah sakit untuk standby di sana untuk memberi bantuan lebih banyak,” katanya di Pangkalan TNI Angkatan Udara, Halim Perdanakusuma, Sabtu (4/11).

Prabowo mengatakan saat ini tengah berkoordinasi dengan berbagai pihak, termasuk pemerintah Mesir.

“Begitu Mesir mengizinkan kita akan kirim (kapal RS),” kata Prabowo.

Indonesia juga mengirim bantuan 51,5 ton bantuan kepada Palestina. Pelepasan bantuan itu dipimpin langsung oleh Presiden Jokowi.

Bantuan berupa bahan makanan, alat medis, selimut, tenda, dan barang-barang logistik lainnya yang telah disesuaikan dengan kebutuhan yang ada di Gaza.

Bantuan tahap pertama itu dibawa dengan tiga pesawat menuju Bandara El Arish di Mesir, kemudian diteruskan dan disalurkan ke Gaza.

“Bantuannya selanjutnya sedang dalam proses dipersiapkan,” kata Jokowi.

sumber: CNNIndonesia

Leave a comment

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Artikel Palestina

ArtikelKolom

Genosida Gaza: Antara Debu, Darah dan Doa

Di banyak tempat di dunia, air adalah simbol kehidupan. Namun di Gaza hari ini, mencari air justru bisa berarti mempertaruhkan nyawa. Pada 17...

Kolom

Taufan Al-Aqsa: Titik Balik Global dan Peluang Pembebasan Palestina

Ma’moun Fandy, professor ilmu politik di Georgetown University dan direktur London Global Strategy Institute, menulis di X pada 2/10/2025, “Gaza memang belum membebaskan Palestina dari...

Kolom

Dunia Gagal dalam Ujian Kelaparan di Gaza

Di Turki, ada ungkapan lama yang berbunyi: “Semoga Tuhan tidak menguji siapa pun dengan kelaparan.” Ungkapan ini lahir dari kesadaran akan betapa kejamnya...

ArtikelKolom

Muhammad al-Daif (Bag 1): Simbol Perlawanan Palestina yang Tak Tergoyahkan

Muhammad al-Daif adalah salah satu tokoh paling berpengaruh dalam sejarah perlawanan Palestina. Namanya bukan hanya dikenal di Gaza, tetapi juga di seluruh dunia...

ArtikelKolom

Narasi Kegagalan yang Diakui Sendiri oleh Elit Penjajah Israel

Dalam sejarah panjang konflik Palestina-Israel, pertempuran di Gaza selalu menjadi salah satu ujian terberat bagi Israel. Gaza, dengan segala keterbatasannya akibat blokade dan...

Related Articles

MUI Desak Pemerintah Segara Selamatkan 9 Aktivis Kemanusiaan dari Penculikan Israel

JAKARTA – Majelis Ulama Indonesia (MUI), ormas Islam dan lembaga-lembaga filantropi nasional...

Kementerian Kesehatan Palestina: 871 Warga Gugur di Gaza Sejak Gencatan Senjata

Kementerian Kesehatan Palestina mengumumkan pada Minggu bahwa enam warga gugur dan 19...

Ustadz Zaitun Rasmin Kecam Penangkapan Relawan Indonesia dalam Misi Global Sumud Flotilla

JAKARTA — Tindakan intersepsi yang dilakukan militer Israel terhadap rombongan kapal misi...

Wahdah Islamiyah Siap Gelar Muktamar V di Jakarta, Gaungkan Gerakan Keluarga Peduli Sehat dan Wisuda 10.000 Guru Ngaji

MAKASSAR – Panitia Pusat Muktamar V Wahdah Islamiyah menggelar pertemuan strategis antara...