BeritaInternasional

Seruan untuk Kampus di Seluruh Dunia: Hentikan Genosida di Gaza

AL-QUDS – Dewan Serikat Mahasiswa Universitas An-Najah di Nablus, Tepi Barat yang diduduki Israel, dalam sebuah pernyataan pada Kamis (12/9) menyerukan protes di seluruh dunia, terutama di kalangan mahasiswa, untuk mendukung Gaza dan mengakhiri genosida yang dilakukan oleh pasukan pendudukan Israel di daerah kantong yang terkepung itu.

Teks lengkap dari pernyataan tersebut adalah sebagai berikut:

Ketika perang di Jalur Gaza memasuki bulan keduabelas, dan dengan berlanjutnya kejahatan pembersihan etnis dan genosida yang dilakukan oleh tentara penjajah Zionis terhadap rakyat Palestina, yang teguh di atas tanah mereka dan menolak semua rencana pengusiran, Dewan Persatuan Mahasiswa di Universitas Nasional An-Najah memperbarui seruannya kepada semua gerakan mahasiswa dan kegiatan populer di universitas-universitas Palestina dan internasional.

Dan kepada semua orang yang merdeka di dunia, untuk meningkatkan protes rakyat terhadap kejahatan Zionis ini, dan untuk menentang kebungkaman internasional dan keterlibatan dalam kejahatan genosida yang dilakukan oleh penjajah di depan mata dunia, tanpa mengindahkan hukum kemanusiaan internasional atau lembaga-lembaga masyarakat internasional mana pun.

Kami, di awal tahun ajaran baru ini, menegaskan kembali pentingnya dan sentralitas gerakan pemuda dan mahasiswa serta dampaknya yang besar dalam mengubah kebijakan dan membuat keputusan yang dapat menghentikan perang berdarah ini dan mengakhiri kejahatan penjajahan, yang didanai dan didukung oleh banyak rezim di seluruh dunia.

Penganiayaan terhadap rakyat dan perampasan hak mereka untuk menentukan nasib sendiri dan hidup bermartabat di tanah mereka adalah kejahatan perang yang dibenci oleh umat manusia, dan kejahatan ini tidak terbatas pada pendudukan Zionis atas tanah Palestina, tetapi meluas hingga mencakup semua pendukung entitas ini dari negara-negara Barat yang memikul beban entitas ini.

Oleh karena itu, kami menyerukan kepada massa mahasiswa yang bebas, pendukung rakyat kami di setiap negara di dunia, untuk berdemonstrasi menentang penjajahan, pemerintah, dan lembaga-lembaga yang mendukungnya dan bungkam terhadap kejahatannya. Kami menuntut agar mereka meningkatkan protes mereka sampai perang gila ini berhenti, yang tidak menyisakan satu rumah pun di Gaza tanpa menghancurkannya atau mengusir penghuninya dan membunuh mereka.

Kami juga menuntut agar mereka meningkatkan seruan untuk memboikot perusahaan-perusahaan dan lembaga-lembaga yang mendukung entitas ini, memperketat jerat di sekitar mereka, dan mencap mereka dengan rasa malu dan kejahatan genosida.

Biarkan universitas-universitas besar internasional menjadi tempat aksi duduk terbuka menentang genosida, dan biarkan pusat-pusat kota besar dipenuhi oleh para demonstran yang menentang kebrutalan Zionis dan para pendukungnya.

Sumber: Infopalestina

Leave a comment

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Artikel Palestina

ArtikelKolom

Genosida Gaza: Antara Debu, Darah dan Doa

Di banyak tempat di dunia, air adalah simbol kehidupan. Namun di Gaza hari ini, mencari air justru bisa berarti mempertaruhkan nyawa. Pada 17...

Kolom

Taufan Al-Aqsa: Titik Balik Global dan Peluang Pembebasan Palestina

Ma’moun Fandy, professor ilmu politik di Georgetown University dan direktur London Global Strategy Institute, menulis di X pada 2/10/2025, “Gaza memang belum membebaskan Palestina dari...

Kolom

Dunia Gagal dalam Ujian Kelaparan di Gaza

Di Turki, ada ungkapan lama yang berbunyi: “Semoga Tuhan tidak menguji siapa pun dengan kelaparan.” Ungkapan ini lahir dari kesadaran akan betapa kejamnya...

ArtikelKolom

Muhammad al-Daif (Bag 1): Simbol Perlawanan Palestina yang Tak Tergoyahkan

Muhammad al-Daif adalah salah satu tokoh paling berpengaruh dalam sejarah perlawanan Palestina. Namanya bukan hanya dikenal di Gaza, tetapi juga di seluruh dunia...

ArtikelKolom

Narasi Kegagalan yang Diakui Sendiri oleh Elit Penjajah Israel

Dalam sejarah panjang konflik Palestina-Israel, pertempuran di Gaza selalu menjadi salah satu ujian terberat bagi Israel. Gaza, dengan segala keterbatasannya akibat blokade dan...

Related Articles

MUI Desak Pemerintah Segara Selamatkan 9 Aktivis Kemanusiaan dari Penculikan Israel

JAKARTA – Majelis Ulama Indonesia (MUI), ormas Islam dan lembaga-lembaga filantropi nasional...

Kementerian Kesehatan Palestina: 871 Warga Gugur di Gaza Sejak Gencatan Senjata

Kementerian Kesehatan Palestina mengumumkan pada Minggu bahwa enam warga gugur dan 19...

Ustadz Zaitun Rasmin Kecam Penangkapan Relawan Indonesia dalam Misi Global Sumud Flotilla

JAKARTA — Tindakan intersepsi yang dilakukan militer Israel terhadap rombongan kapal misi...

Wahdah Islamiyah Siap Gelar Muktamar V di Jakarta, Gaungkan Gerakan Keluarga Peduli Sehat dan Wisuda 10.000 Guru Ngaji

MAKASSAR – Panitia Pusat Muktamar V Wahdah Islamiyah menggelar pertemuan strategis antara...