MALAYSIA – Ketua Harian DPP Wahdah Islamiyah Ustadz Dr. Rahmat Abdurrahman, M.A mengungkapkan keprihatinan atas genosida yang masih terus berlangsung di Gaza.
“Puluhan ribu umat Islam atau penduduk kota Gaza di Palestina sana yang sampai hari ini wafat dibunuh secara sadis oleh penjajah dan kelompok yang begitu itu kejam ya terhadap manusia dan kemanusiaan sejak 3 tahun terakhir,” kata Ustadz Rahmat dalam kegiatan Tausiah Magrib bersama Ilmuan Nusantara, Rabu (12/11/2025).
Ustadz Rahmat menjelaskan bahwa saat ini umat Islam merasakan kesedihan, kepedihan. Tetapi juga diterpa kebingung pada upaya untuk membangkitkan kesadaran umat supaya lebih kuat.
“Menjalankan agama secara baik supaya kekuatan kita bisa pulih, keadaan kita bisa dipandang kembali oleh orang,” jelasnya.
Beliau juga mengutip sirah Rasulullah bahwa pondasi yang paling baik adalah segala hal yang berkaitan dengan ilmu.
“Maka Rasulullah sallallahu alaihi wasallam mengajarkan kepada kita lewat sirah beliau bahwa pondasi yang paling baik untuk seseorang menjalankan agama secara istikamah itu adalah ilmu pengetahuan, menuntut ilmu, belajar, menambah ilmu pengetahuan kita tentang agama sebagai garansi jaminan untuk kita menjalankan agama itu dengan baik,” kutipnya.

Anggota Ilmuwan Nusantara tersebut juga mengajak kaum muslimin agar hadir dan meramaikan majelis-majelis ilmu.
“Ayo hadir ramaikan majelis-majelis ilmu. Tambah terus pengetahuan tentang agama, agar lebih mudah untuk kita istiqomah dalam menjalankan agama. Semoga dengan itu Allah Subhanahu wa taala melihat kesungguhan kita dalam menjalankan agamanya dan mengembalikan kekuatan kita, kejayaan kita sebagai umat,” ucapnya.
Terakhir, beliau tidak henti-hentinya memunajatkan doa agar kita diberikan kemudahan dalam menebar kebaikan dan manfaat yang lebih besar.
“Semoga Allah subhanahu wa taala memberikan kepada kita kemudahan dan kesempatan untuk terus menjadi orang baik, menyebar kebaikan dan menambah kebaikan kita setiap saat, setiap waktu berdasarkan atas ilmu pengetahuan tersebut,” pungkasnya.
Laporan: Media KITA Palestina
Leave a comment