MAKASSAR – Pemerintah Kota Makassar berikan perhatian khusus terkait Palestina. Penggalangan dana kemanusiaan sudah menjadi agenda rutin yang melibatkan seluruh lapisan pegawai Pemkot Makassar tanpa kecuali.
Hal itu disampaikan Andi Ali Harpan, S.S.T.P., M.Si., PPTK Bina Mental Spiritual Bagian KESRA Pemkot Makassar dalam Acara bertema “Ramadan di Gaza, Palestina: Negeri yang Allah Berkahi” di Masjid Anas bin Malik, IAI STIBA Makassar, Ahad (15/2/2026).
“Kami di Pemkot Makassar sangat perhatian dengan Palestina. Tiap tahun kita galang dana dari semua aparatur di pemerintahan, baik ASN, PPPK, hingga honorer, kemudian disalurkan ke Palestina. Kalau kita bicara soal Palestina, pegawai kita trenyuh,” ujarnya.
Ia pun menambahkan bahwa militansi rakyat Palestina menjadi spirit bagi jajaran pemerintah untuk tetap berkarya di tengah tantangan.
“Kami di Pemerintah Kota Makassar, Palestina bukan sekadar isu, tapi bagian dari hati kami. Setiap tahun, seluruh aparatur mulai dari ASN, PPPK, hingga honorer bersatu menggalang dana. Melihat perjuangan mereka di Gaza adalah spirit bagi kami untuk terus berkarya tanpa mengeluh meski di tengah keterbatasan.” kata Ali.

Mewakili Walikota Makassar, Andi Ali Harpan menyebutkan bahwa keteguhan saudara kita di Palestina menjadi semangat dalam beraktivitas dan berkarya.
“Palestina menjadi spirit kita dalam beraktivitas. Meski banyak tantangan, itu bukan halangan untuk tetap bisa berkarya. Jika saudara kita di sana (Palestina) tetap teguh, maka kita di Makassar tidak punya alasan untuk menyerah pada tantangan kerja,” tegasnya.
Lebih lanjut, ia menekankan pentingnya kekuatan spiritual di samping bantuan materi.
“Kami bahkan sering ingatkan kepada seluruh pegawai, jangan pernah lupa doakan Palestina dalam setiap sujud kita,” pungkasnya.
Dalam kesempatan tersebut, Ali Harpan juga memuji peran Wahdah Islamiyah yang terus konsisten menyuarakan isu kemanusiaan dan pendidikan Al-Qur’an. Ia berharap kolaborasi antara pemerintah dan Wahdah bisa terus berlanjut demi kemaslahatan umat.
“Harapan kami untuk STIBA dan Wahdah bisa terus memperjuangkan kegiatan kemanusiaan seperti ini. Kami dari Pemkot siap berkolaborasi. Pak Wali Kota bahkan berpesan bahwa acara seperti ini (terkait Palestina) adalah prioritas penting bagi kami,” pungkasnya.
Senada dengan hal tersebut, Rektor IAI STIBA Makassar, Ust. Akmad Hanafi Dain Yunta, M.A., Ph.D., mengapresiasi atensi pemerintah. Ia mengingatkan bahwa kepedulian terhadap Palestina adalah bagian dari menjaga keutuhan tubuh umat Islam.
“Nabi mengingatkan siapa yang meringankan beban saudaranya di dunia, ia akan dihilangkan kesulitannya di akhirat. Muslimin itu ibarat satu tubuh, apa yang dirasakan di Gaza, kita rasakan juga di Makassar,” tutur Ust. Akmad Hanafi.
Acara ini turut dihadiri oleh pimpinan umum Wahdah Islamiyah, Dr. K.H. Muh. Zaitun Rasmin, Lc., M.A., serta ulama asal Palestina, Syaikh Dr. Ahed Ahmad Abu Al Atha.
Laporan: Media KITA Palestina
Leave a comment