PALU — Menjelang perhelatan akbar Muktamar V Wahdah Islamiyah yang akan berlangsung di Jakarta pada Agustus mendatang, Dewan Pimpinan Wilayah (DPW) Wahdah Islamiyah Sulawesi Tengah mulai bergerak menebar manfaat di tengah masyarakat. Salah satunya diwujudkan lewat aksi sosial kemanusiaan berupa Sunatan Massal “Berkah Ceria” yang menyasar puluhan anak di Kota Palu.
Kegiatan yang digelar secara gratis ini dilaksanakan di gedung SDN Inpres Perumnas, Kecamatan Palu Barat, Kota Palu, pada Rabu (1/7/2026) mulai pukul 08.00 WITA. Aksi nyata ini merupakan hasil kolaborasi antara Panitia Semarak Muktamar, Departemen Kesehatan, Kefarmasian, dan Olahraga (DPM) Wahdah Islamiyah Sulteng, serta didukung penuh oleh Takmir Masjid Al-Quds dan pihak sekolah.
Sejak pagi hari, suasana di sekolah tersebut tampak ramai dan penuh kehangatan. Sebanyak 32 anak didampingi orang tua mereka berkumpul dengan antusias untuk mengikuti prosesi khitanan yang ditangani langsung oleh tim medis profesional.
Kegiatan ini dibuka secara resmi oleh Ustadz Bahrul yang hadir mewakili Ketua DPW Wahdah Islamiyah Sulawesi Tengah. Dalam sambutannya, ia menyampaikan bahwa Wahdah Islamiyah sebagai organisasi kemasyarakatan (ormas) Islam nasional berkomitmen penuh untuk tidak hanya fokus di bidang dakwah dan pendidikan, tetapi juga peka terhadap solusi sosial kemasyarakatan.
“Wahdah Islamiyah kini telah tersebar di seluruh provinsi di Indonesia. Selain fokus pada masalah ilmu agama, kami juga memiliki tanggung jawab sosial. Lewat momen menyambut Muktamar V ini, kami ingin hadir langsung memberikan manfaat nyata yang menyentuh kebutuhan warga, salah satunya lewat khitanan massal hari ini,” ujar Ustadz Bahrul.

Senada dengan hal itu, panitia lain, Ustadz Aswar Zulkifli, menjelaskan bahwa aksi sosial ini tidak hanya berpusat di ibu kota provinsi. Khitanan massal serupa direncanakan akan menyisir beberapa kabupaten lain di Sulawesi Tengah, seperti Kabupaten Sigi.
“Alhamdulillah, untuk wilayah Kota Palu, sekolah ini menjadi titik pertama pelaksanaan khitanan massal. Target kami adalah membantu mengantarkan anak-anak kita menjadi generasi yang bersih, saleh, serta mampu memberikan kontribusi positif bagi bangsa dan agama di masa depan,” ujarnya.
Ia juga menambahkan, ke depan Wahdah Islamiyah membuka ruang kolaborasi lanjutan dengan pihak sekolah, terutama dalam program pembinaan karakter siswa dan pengajaran Al-Qur’an melalui metode Dirosa.
Apresiasi tinggi datang dari dunia pendidikan setempat. Pengawas Sekolah SD Inpres Perumnas, Sasmiran, menyampaikan rasa syukur dan terima kasihnya atas kepedulian yang ditunjukkan oleh Wahdah Islamiyah. Menurutnya, program ini menjadi angin segar karena baru pertama kali menyentuh wilayah Palu Barat secara gratis.
“Kami sangat berterima kasih kepada tim Wahdah Islamiyah. Kerja sama ini sangat luar biasa dan sangat membantu warga sekitar sekolah kami. Khitan ini adalah syariat Islam yang membawa banyak hikmah, baik untuk kesehatan maupun kebersihan. Kepada anak-anakku semua, jangan takut. Di sinilah kalian dididik untuk menjadi anak yang berani, mandiri, dan bertanggung jawab,” tuturnya memotivasi para peserta.
Manfaat langsung dari kegiatan ini juga dirasakan oleh para orang tua murid. Masnur (42), salah satu warga yang mendampingi putranya dalam kegiatan tersebut, mengaku sangat terbantu dengan adanya program sosial ini.
“Saya mengucapkan banyak terima kasih kepada seluruh panitia dan penyelenggara. Kegiatan sunatan massal seperti ini sangat bagus karena bisa membantu meringankan beban warga sekitar, khususnya kami para orang tua yang memiliki anak usia khitan. Semoga kegiatan ini berkah,” pungkasnya.
Acara ditutup dengan sesi foto bersama antara jajaran pengurus DPW Wahdah Islamiyah Sulteng, panitia pelaksana, Takmir Masjid Al-Quds, pengawas dan kepala sekolah, serta para orang tua dan anak peserta khitan yang pulang dengan membawa kebahagiaan.
Laporan: Medikom DPP WI
Leave a comment