Rabu , 16 September 2026
BeritaInternasionalNasional

KITA Palestina dan Wahdah Inspirasi Zakat Hadirkan Kebahagiaan Anak-Anak Gaza di Bulan Kemerdekaan RI

GAZA — Wahdah Islamiyah melalui KITA Palestina dan Wahdah Inspirasi Zakat berbagi kebahagiaan kepada anak-anak Gaza di Bulan Kemerdekaan Republik Indonesia yang ke-81.

Pekik kegembiraan dan tawa ceria membahana di salah satu sudut Jalur Gaza, Palestina. Di tengah suasana prihatin dan ujian berat yang masih menyelimuti kawasan tersebut, seratusan anak-anak Palestina berkumpul membawa semangat baru.

“Kemerdekaan palestina bukan hanya mimpi orang-orang palestina, melainkan juga merupakan mimpi dan cita-cita umat muslim diseluruh dunia. Maka jangan pernah berhenti untuk menyuarakan kemerdekaan palestina, penderitaan masyarakat palestina adalah penderitaan kita dan kebahagiaan masyarakat palestina juga merupakan kebahagiaan bagi kita,” tegas Ustaz Muh Ikhwan Jalil di arena Muktamar V Wahdah, yang juga selaku Pembina KITA Palestina dan Ketua Dewan Syura DPP Wahdah Islamiyah.

Berkat kolaborasi kebaikan dari para donatur Wahdah Inspirasi Zakat (WIZ) bersama Komite Solidaritas KITA Palestina serta didampingi tokoh lokal Syekh Mundzir, sebuah perayaan unik bertajuk “Pesta Rakyat & Senyum untuk Gaza” sukses digelar guna menyemarakkan HUT Kemerdekaan Republik Indonesia ke-81.

Sejak pagi hari, area kegiatan telah dipenuhi antusiasme lebih dari 100 anak yang datang dengan senyum merekah. Lapangan tempat berlangsungnya acara mendadak riuh oleh sorak-sorai saat berbagai perlombaan khas 17-an mulai dipertandingkan.

Anak-anak dengan gembira mengikuti serangkaian lomba, mulai dari kompetisi tarik tambang yang penuh semangat kebersamaan, aksi kocak dalam permainan “mencari hadiah di dalam tepung”, lomba balap karung, hingga uji ketangkasan lewat permainan kursi. Tak hanya mengandalkan fisik, wawasan mereka juga diasah melalui kuis budaya dan pengetahuan umum yang disajikan secara interaktif.

Direktur Utama Wahdah Inspirasi Zakat (WIZ), Syahruddin, menegaskan komitmen persaudaraan dan solidaritas dari masyarakat Indonesia untuk warga Gaza.

“Momentum kemerdekaan ini kita jadikan sebagai pendorong utama semangat berbagi. Indonesia telah merdeka, namun hati dan jiwa rakyat Indonesia akan selalu membersamai perjuangan saudara-saudara kita di Gaza,” ujarnya, Rabu (26/8/2026).

“Melalui kegiatan ini, kami ingin menyalurkan kekuatan batin dan menghadirkan sedikit kebahagiaan di tengah duka mereka. Perjuangan kita masih panjang, dan mari kita terus berdoa agar bangsa Palestina bisa segera menyusul, meraih kemerdekaan yang hakiki,” tambahnya.

Kebahagiaan para peserta kian lengkap saat panitia membagikan berbagai bentuk apresiasi. Tidak hanya hadiah simbolis berupa kado kemerdekaan berornamen bendera Merah Putih dan Palestina, anak-anak juga menerima paket perlengkapan sekolah dan kebutuhan harian.

Selain itu, panitia turut menyalurkan bantuan bahan makanan pokok untuk mendukung kebutuhan keluarga para peserta di rumah.

Raut kegembiraan yang terpancar dari wajah anak-anak Palestina menjadi bukti betapa berartinya kehadiran acara ini. Di tengah kondisi yang tak mudah, mereka sejenak melupakan duka dan merayakan kebersamaan penuh kehangatan.

Kepada para relawan dan donatur Indonesia, anak-anak Gaza secara kompak menyampaikan ucapan selamat dan doa keberkahan, “Kullu ‘am wa antum bikhair, Indonesia!”

Acara menutup tirainya dengan harapan manis dari anak-anak Gaza. Mereka menyampaikan aspirasi agar program-program dukungan psikososial dan hiburan edukatif seperti ini dapat kembali hadir secara berkelanjutan.

Bagi mereka, uluran tangan dari rakyat Indonesia bukan sekadar bantuan materi, melainkan wujud nyata persaudaraan yang memberi mereka secercah harapan untuk terus melangkah menuju masa depan yang lebih damai.

Laporan: Media WIZ & KITA Palestina

Leave a comment

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Artikel Palestina

ArtikelKolom

Genosida Gaza: Antara Debu, Darah dan Doa

Di banyak tempat di dunia, air adalah simbol kehidupan. Namun di Gaza hari ini, mencari air justru bisa berarti mempertaruhkan nyawa. Pada 17...

Kolom

Taufan Al-Aqsa: Titik Balik Global dan Peluang Pembebasan Palestina

Ma’moun Fandy, professor ilmu politik di Georgetown University dan direktur London Global Strategy Institute, menulis di X pada 2/10/2025, “Gaza memang belum membebaskan Palestina dari...

Kolom

Dunia Gagal dalam Ujian Kelaparan di Gaza

Di Turki, ada ungkapan lama yang berbunyi: “Semoga Tuhan tidak menguji siapa pun dengan kelaparan.” Ungkapan ini lahir dari kesadaran akan betapa kejamnya...

ArtikelKolom

Muhammad al-Daif (Bag 1): Simbol Perlawanan Palestina yang Tak Tergoyahkan

Muhammad al-Daif adalah salah satu tokoh paling berpengaruh dalam sejarah perlawanan Palestina. Namanya bukan hanya dikenal di Gaza, tetapi juga di seluruh dunia...

ArtikelKolom

Narasi Kegagalan yang Diakui Sendiri oleh Elit Penjajah Israel

Dalam sejarah panjang konflik Palestina-Israel, pertempuran di Gaza selalu menjadi salah satu ujian terberat bagi Israel. Gaza, dengan segala keterbatasannya akibat blokade dan...

Related Articles

11 Bulan Pasca Gencatan Senjata: Ratusan Ribu Warga Gaza Terjebak di Antara Tenda Lapuk dan Reruntuhan

GAZA — Hampir setahun berlalu sejak kesepakatan gencatan senjata ditandatangani dan pintu pembatas...

Serangan Penjajah Israel Meluas di Tepi Barat, Rusak Lahan Pertanian Warga

TEPI BARAT — Tepi Barat dan Yerusalem yang diduduki mengalami peningkatan serangan...

Gaza di Bawah Reruntuhan: Ketika Puing Jadi Makam Massal dan Bukti Kejahatan yang Coba Dilenyapkan Israel

Puing-puing bangunan yang membentang di seluruh penjuru Jalur Gaza kini tak lagi...

Laporan PBB Soroti Kekhawatiran Pembersihan Etnis di Tiga Kamp Pengungsi Tepi Barat

Sebuah laporan Perserikatan Bangsa-Bangsa (PBB) yang diterbitkan pada Jumat menyatakan bahwa Israel...