Rabu , 16 September 2026
BeritaInternasional

Genosida Terus Berlanjut, Jenazah 19 Warga Gaza Ditemukan dari Reruntuhan Bangunan

GAZA — Tim Pertahanan Sipil di Jalur Gaza, Sabtu, menyelesaikan operasi pencarian di bawah reruntuhan Gedung Hunian Karam di Kota Gaza. Dalam operasi tersebut, tim berhasil mengevakuasi jenazah 19 warga Palestina, yang sebagian besar merupakan perempuan dan anak-anak.

Kolonel Mohammed Abu Dan, pengawas pelaksana evakuasi jenazah dari reruntuhan, mengumumkan selesainya operasi di gedung yang terletak di Jalan Al-Sina’a tersebut setelah upaya lapangan dilakukan secara terus-menerus selama empat hari.

Operasi pencarian berhasil mengevakuasi jenazah 19 orang, termasuk delapan perempuan dan empat anak-anak. Tim bekerja dalam kondisi lapangan yang sulit dengan sumber daya terbatas.

Abu Dan mengapresiasi upaya kru Pertahanan Sipil meskipun mereka menghadapi kekurangan peralatan dan sarana yang parah untuk menjangkau serta mengevakuasi jenazah para syuhada dari bawah reruntuhan.

Ia menegaskan bahwa proyek evakuasi jenazah para syuhada dari puing-puing bangunan akan terus dilakukan. Ia juga menyebutkan bahwa tim khusus sedang bergerak menuju lokasi lain di Kota Gaza untuk memulai operasi pencarian dan evakuasi.

Tim Pertahanan Sipil dan ambulans terus mengevakuasi jenazah para syuhada dari lokasi-lokasi yang menjadi sasaran serangan di seluruh Jalur Gaza. Mereka menghadapi tantangan besar akibat kehancuran yang meluas serta kekurangan alat berat dan sumber daya yang diperlukan untuk menjangkau korban yang terjebak di bawah reruntuhan.

Pihak berwenang terkait memperkirakan bahwa jenazah sekitar 15.000 syuhada masih terkubur di bawah reruntuhan bangunan yang hancur di Jalur Gaza, di luar jangkauan tim Pertahanan Sipil dan tim medis.

Pada Selasa lalu, warga Gaza menggelar prosesi pemakaman bagi 112 syuhada dari keluarga Abu Sharia dan Al-Hasayna. Pemakaman tersebut dilakukan setelah operasi pencarian yang berat selama berminggu-minggu di bawah reruntuhan satu blok permukiman utuh yang dihancurkan pasukan pendudukan menggunakan serangan intensif berupa “sabuk api”, yakni serangan udara masif dan terkonsentrasi, pada 22 November 2023.

Pembantaian tersebut menewaskan 308 warga, termasuk 44 anak berusia di bawah 16 tahun, 37 perempuan, dan lebih dari 10 penyandang disabilitas.

Pasukan pendudukan menghalangi tim penyelamat untuk mengakses lokasi kejadian.

Sumber: Palinfo

Leave a comment

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Artikel Palestina

ArtikelKolom

Genosida Gaza: Antara Debu, Darah dan Doa

Di banyak tempat di dunia, air adalah simbol kehidupan. Namun di Gaza hari ini, mencari air justru bisa berarti mempertaruhkan nyawa. Pada 17...

Kolom

Taufan Al-Aqsa: Titik Balik Global dan Peluang Pembebasan Palestina

Ma’moun Fandy, professor ilmu politik di Georgetown University dan direktur London Global Strategy Institute, menulis di X pada 2/10/2025, “Gaza memang belum membebaskan Palestina dari...

Kolom

Dunia Gagal dalam Ujian Kelaparan di Gaza

Di Turki, ada ungkapan lama yang berbunyi: “Semoga Tuhan tidak menguji siapa pun dengan kelaparan.” Ungkapan ini lahir dari kesadaran akan betapa kejamnya...

ArtikelKolom

Muhammad al-Daif (Bag 1): Simbol Perlawanan Palestina yang Tak Tergoyahkan

Muhammad al-Daif adalah salah satu tokoh paling berpengaruh dalam sejarah perlawanan Palestina. Namanya bukan hanya dikenal di Gaza, tetapi juga di seluruh dunia...

ArtikelKolom

Narasi Kegagalan yang Diakui Sendiri oleh Elit Penjajah Israel

Dalam sejarah panjang konflik Palestina-Israel, pertempuran di Gaza selalu menjadi salah satu ujian terberat bagi Israel. Gaza, dengan segala keterbatasannya akibat blokade dan...

Related Articles

11 Bulan Pasca Gencatan Senjata: Ratusan Ribu Warga Gaza Terjebak di Antara Tenda Lapuk dan Reruntuhan

GAZA — Hampir setahun berlalu sejak kesepakatan gencatan senjata ditandatangani dan pintu pembatas...

Serangan Penjajah Israel Meluas di Tepi Barat, Rusak Lahan Pertanian Warga

TEPI BARAT — Tepi Barat dan Yerusalem yang diduduki mengalami peningkatan serangan...

Gaza di Bawah Reruntuhan: Ketika Puing Jadi Makam Massal dan Bukti Kejahatan yang Coba Dilenyapkan Israel

Puing-puing bangunan yang membentang di seluruh penjuru Jalur Gaza kini tak lagi...

Laporan PBB Soroti Kekhawatiran Pembersihan Etnis di Tiga Kamp Pengungsi Tepi Barat

Sebuah laporan Perserikatan Bangsa-Bangsa (PBB) yang diterbitkan pada Jumat menyatakan bahwa Israel...